Kanal

RSUD Solok Sumbar Ditutup Hingga 26 Mei 2020, 11 Dokter Terpaksa Diisolasi

SOLOK, RiauIN.com - RSUD Solok Arosuka, Sumatera Barat, ditutup total hingga tanggal 26 Mei 2020 mendatang. Pasalnya 11 orang dokter yang bertugas di rumah sakit tersebut terlibat kontak dengan pasien positif Covid-19, dan terpaksa harus diisolasi.

Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin mengatakan, 2 dari 11 dokter tersebut merupakan dokter spesialis, yakni spesialis paru dan spesialis bedah.

"Hasil tracing pasien yang positif, ada 11 orang dokter yang harus diisolasi," kata Yulfadri Nurdin kepada wartawan, Senin (18/5/2020).

Dikatakan, secara keseluruhan, ada 31 orang yang harus isolasi setelah diketahui terlibat kontak dengan pasien positif Covid-19 di RSUD Solok Arosuka.

Selain dari 11 dokter, ada 20 orang lainnya dari berbagai macam profesi seperti perawat, ahli radiologi, pegawai administrasi hingga petugas keamanan.

Dari total 31 orang tersebut, 8 diantaranya menjalani isolasi di Alahan Panjang Resort di Lembah Gumanti. Daerah Alahan Panjang berada di dekat Danau di Atas Danau di Bawah.

"Ke-31 orang ini juga sudah dilakukan test swab begitu diketahui ada kontak dengan pasien positif Covid-19 di RSUD Solok Arosuka. Kita masih menunggu hasilnya," kata Yulfadri.

"Harapan kita bisa segera keluar hasilnya, agar bisa menentukan kepastian 31 orang yang diisolasi tersebut," tambahnya.

Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal di RSUD Solok Arosuka itu pada Kamis (14/5/2020) lalu. Dua hari kemudian atau Sabtu (16/5/2020), diperoleh kepastian kalau PDP tersebut positif Covid-19.

"Langsung pada hari Sabtu tersebut RSUD Solok Arosuka ditutup total hingga tanggal 26 Mei 2020 nanti. 31 orang pekerja di RSUD Solok Arosuka termasuk 11 orang dokter langsung diisolasi," jelas Bupati.

Pasien yang dirawat inap ada yang dipindahkan ke RS TNI dan RS M Nasir Kota Solok, serta ada pasien rawat inap yang dipulangkan.(gha)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler