PEKANBARU, Riauin.com - Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka bertindak sebagai Irup pada upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2019 di Apron Baseops Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (1/10/19).
Pada kesempatan itu, Danlanud mengatakan, bangsa yang baik adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Menghargainya diimplementasikan melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Oleh sebab itu Pancasila tidak bisa lepas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena Pancasila adalah pedoman hidup bangsa Indonesia.
"Nilai-nilai kejuangan yang tertanam bagi pahlawan Kusuma Bangsa, hendaknya melekat pula dalam jiwa kita. Tujuannya agar kita rela berkorban, karena rela berkorban merupakan cermin karakter bangsa," ujar Ronny.
Sementara itu Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Dedy Supriyanto menambahkan, upacara yang berlangsung penuh khidmat tersebut mengusung tema "Pancasila Sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Menuju Indonesia Maju dan Bahagia".
"Sebelum upacara resmi berlangsung, pada tanggal 30 September kemarin bendera berkibar setengah tiang. Hal ini dilakukan untuk mengenang gugurnya tujuh pahlawan revolusi. Sedangkan pada tanggal 1 Oktober 2019 mulai pukul 06.00 WIB, bendera dikibarkan satu tiang penuh," kata Dedy.
Pada upacara itu hadir Kadisops Kolonel Pnb Jajang Setiawan, Kadislog Kolonel Pnb Dwi Wihananto, Danskatek Letkol Tek Triyanto Sandi, Dansatpom Letkol Pom I Nyoman Swardita, dan pejabat lainnya dijajaran Lanud Rsn serta para peserta upacara dari Lanud Rsn dan Insub Yonko 462 Paskhas.
Upacara ini dimulai penghormatan kepada Irup, laporan Danup Mayor Lek Candra, mengheningkan cipta, tanda kebesaran buka, pembacaan teks Pancasila, tanda kebesaran tutup. Dilanjutkan pembacaan UUD 1945 dilakukan oleh Serda Renaldi, pembacaan Naskah Ikrar Letda Pom Nurman Siddik, pembacaan doa PNS A.Syukri, Andhika Bhayangkara, laporan Danup dan penghormatan kepada Irup.(rls/Vie)