PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
TKD Sebut Jokowi Batal ke Riau Tak Ada Sangkut Paut dengan Kedatangan Prabowo
PEKANBARU, Riauin.com - Presiden Joko Widodo dipastikan batal melakukan lawatan ke Provinsi Riau. Hal tersebut dibenarkan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi Maruf Amin Provinsi Riau, Idris Laena.
"Kedatangan pak Jokowi pada 13-14 Maret ke Pekanbaru ditunda, sudah pasti," kata Idris Laena kepada wartawan, Selasa (12/3/2019) malam.
Disinggung mengenai apa alasan Jokowi membatalkan agendanya tersebut, dan apakah dikarenakan bersamaan dengan kunjungan Prabowo ke Riau, Idris membantah hal tersebut.
"Tidak ada hubungannya sama sekali. Beliau masih ada kegiatan resmi kenegaraan, sehingga acara di Pekanbaru belum fix jadwalnya," jelasnya.
Seperti yang diberitakan wartawan sebelumnya, Presiden Joko Widodo yang diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Riau pada Kamis (14/3/2019) dipastikan batal. Sebab rapat persiapan kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu yang dijadwalkan malam ini juga batal digelar.
"Iya rapat penyambutan kedatangan pak Presiden ke Riau batal dilakukan malam ini. Kalau rapat belum, mungkin beliau belum bisa datang ke Riau," kata Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie kepada wartawan, Selasa (12/3/2019).
Dijadwalkan Presiden bersama ibu negara Iriana Jokowi akan menuju ke Kabupaten Pelalawan untuk meresmikan PT. Asian Pasific Rayon, pada pagi harinya.
Selanjutnya pada siang harinya Presiden juga dijadwalkan akan meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kantor Walikota Pekanbaru.(int/nol)
"Kedatangan pak Jokowi pada 13-14 Maret ke Pekanbaru ditunda, sudah pasti," kata Idris Laena kepada wartawan, Selasa (12/3/2019) malam.
Disinggung mengenai apa alasan Jokowi membatalkan agendanya tersebut, dan apakah dikarenakan bersamaan dengan kunjungan Prabowo ke Riau, Idris membantah hal tersebut.
"Tidak ada hubungannya sama sekali. Beliau masih ada kegiatan resmi kenegaraan, sehingga acara di Pekanbaru belum fix jadwalnya," jelasnya.
Seperti yang diberitakan wartawan sebelumnya, Presiden Joko Widodo yang diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Riau pada Kamis (14/3/2019) dipastikan batal. Sebab rapat persiapan kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu yang dijadwalkan malam ini juga batal digelar.
"Iya rapat penyambutan kedatangan pak Presiden ke Riau batal dilakukan malam ini. Kalau rapat belum, mungkin beliau belum bisa datang ke Riau," kata Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie kepada wartawan, Selasa (12/3/2019).
Dijadwalkan Presiden bersama ibu negara Iriana Jokowi akan menuju ke Kabupaten Pelalawan untuk meresmikan PT. Asian Pasific Rayon, pada pagi harinya.
Selanjutnya pada siang harinya Presiden juga dijadwalkan akan meninjau Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kantor Walikota Pekanbaru.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK