PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
AHY Komandoi Demokrat Kembali Fokus Menangkan Pileg
Jakarta, Riauin.com - Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan mandat kepada putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk memimpin pemenangan partai. Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) itu menyatakan siap menjalankan tugas untuk mengomandoi pemenangan PD.
"Ini adalah sebuah mandat yang berat tapi insyaallah mulia, yang akan saya emban dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga," kata AHY saat jumpa pers di kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).
SBY tak bisa terjun langsung ke lapangan untuk memimpin pemenangan PD di Pemilu 2019 lantaran harus menjaga istrinya, Ani Yudhoyono yang sedang dalam perawatan mengobati sakit kanker di Singapura. "Dengan absennya beliau harus ada yang menggantikan posisi dan peran beliau sebagai ketua pemenangan pemilu," jelas AHY.
Pada Pemilu 2019, AHY menargetkan PD bisa meraup 15 persen suara. Untuk mewujudkannya, ia dibantu oleh dua 'panglima' wilayah. Ada dua koordinator yakni untuk wilayah timur dan barat. Mereka adalah Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Soekarwo dan Ketua DPD Demokrat DKI Nachrowi Ramli.
"Kami menentukan target awal, dulu kan setiap bulan harus di-review supaya kita tidak terlalu mengawang-awang dan pesimistis. Sekarang kami mencoba menuju ke 15 persen, tapi kami realistis paling tidak kami meraih suara seperti 2014, kalau lebih tinggi tentunya lebih baik," ucap AHY.
"Untuk koordinator wilayah timur, sederhananya kami sampaikan sebagai panglima wilayah timur adalah Bapak Soekarwo atau kita sering panggil Pakde Karwo," sambung mantan perwira TNI AD itu.
Soekarwo, menurut AHY, merupakan tokoh yang dihormati dan sangat berpengalaman. Soekarwo bertanggung jawab meningkatkan elektabilitas Demokrat di wilayah timur dari Jawa Tengah hingga Papua. Sedangkan Mayjen TNI Purnawiran Nachrowi Ramli akan bertanggung jawab di wilayah barat meliputi Jabar, DKI Jakarta, Banten, hingga Pulau Sumatera.
"Beliau juga adalah tokoh yang sangat berpengalaman dan tentunya kita harapkan bisa membantu saya untuk meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat di wilayah barat Indonesia. Beliau berdua tentunya akan secara intensif akan berkoordinasi dengan saya untuk bisa konsolidasi di berbagai daerah," papar AHY.
Mandat dari SBY itu disampaikan SBY lewat surat yang ditujukan untuk para kader Demokrat. Surat itu ditulis SBY pada 27 Februari lalu dan diumumkan sehari setelahnya.
"Secara nasional Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Saudara Agus Harimurti Yudhoyono bertanggung jawab dan bertugas melaksanakan kampanye pemenangan Pemilu 2019," demikian petikan isi surat SBY.
Dalam suratnya, SBY juga mengumumkan soal pembagian tugas antara AHY dan adiknya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas yang menjabat sebagai Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) Demokrat sekaligus Ketua Fraksi PD di DPR RI. Ibas nantinya akan mendapat tugas untuk mengurus kampanye caleg anggota legislatif incumbent.
"Ketua fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, mengatur keseimbangan pelaksanaan tugas kedewanan, dengan tugas kampanye para anggota DPR RI dari Partai Demokrat, karena 61 anggota DPR RI partai saat ini adalah incumbent yang hampir semuanya adalah Caleg," urai SBY. (int/nol)
"Ini adalah sebuah mandat yang berat tapi insyaallah mulia, yang akan saya emban dengan sepenuh hati dan sekuat tenaga," kata AHY saat jumpa pers di kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).
SBY tak bisa terjun langsung ke lapangan untuk memimpin pemenangan PD di Pemilu 2019 lantaran harus menjaga istrinya, Ani Yudhoyono yang sedang dalam perawatan mengobati sakit kanker di Singapura. "Dengan absennya beliau harus ada yang menggantikan posisi dan peran beliau sebagai ketua pemenangan pemilu," jelas AHY.
Pada Pemilu 2019, AHY menargetkan PD bisa meraup 15 persen suara. Untuk mewujudkannya, ia dibantu oleh dua 'panglima' wilayah. Ada dua koordinator yakni untuk wilayah timur dan barat. Mereka adalah Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Soekarwo dan Ketua DPD Demokrat DKI Nachrowi Ramli.
"Kami menentukan target awal, dulu kan setiap bulan harus di-review supaya kita tidak terlalu mengawang-awang dan pesimistis. Sekarang kami mencoba menuju ke 15 persen, tapi kami realistis paling tidak kami meraih suara seperti 2014, kalau lebih tinggi tentunya lebih baik," ucap AHY.
"Untuk koordinator wilayah timur, sederhananya kami sampaikan sebagai panglima wilayah timur adalah Bapak Soekarwo atau kita sering panggil Pakde Karwo," sambung mantan perwira TNI AD itu.
Soekarwo, menurut AHY, merupakan tokoh yang dihormati dan sangat berpengalaman. Soekarwo bertanggung jawab meningkatkan elektabilitas Demokrat di wilayah timur dari Jawa Tengah hingga Papua. Sedangkan Mayjen TNI Purnawiran Nachrowi Ramli akan bertanggung jawab di wilayah barat meliputi Jabar, DKI Jakarta, Banten, hingga Pulau Sumatera.
"Beliau juga adalah tokoh yang sangat berpengalaman dan tentunya kita harapkan bisa membantu saya untuk meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat di wilayah barat Indonesia. Beliau berdua tentunya akan secara intensif akan berkoordinasi dengan saya untuk bisa konsolidasi di berbagai daerah," papar AHY.
Mandat dari SBY itu disampaikan SBY lewat surat yang ditujukan untuk para kader Demokrat. Surat itu ditulis SBY pada 27 Februari lalu dan diumumkan sehari setelahnya.
"Secara nasional Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Saudara Agus Harimurti Yudhoyono bertanggung jawab dan bertugas melaksanakan kampanye pemenangan Pemilu 2019," demikian petikan isi surat SBY.
Dalam suratnya, SBY juga mengumumkan soal pembagian tugas antara AHY dan adiknya, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas yang menjabat sebagai Ketua Komisi Pemenangan Pemilu (KPP) Demokrat sekaligus Ketua Fraksi PD di DPR RI. Ibas nantinya akan mendapat tugas untuk mengurus kampanye caleg anggota legislatif incumbent.
"Ketua fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, mengatur keseimbangan pelaksanaan tugas kedewanan, dengan tugas kampanye para anggota DPR RI dari Partai Demokrat, karena 61 anggota DPR RI partai saat ini adalah incumbent yang hampir semuanya adalah Caleg," urai SBY. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK