PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Walau Diusung PKS dan PAN, Gubernur Riau Nyatakan Dukungan Buat Jokowi
JAKARTA, Riauin.com - Gubernur Riau Syamsuar mendukung calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kontestasi Pilpres 2019, meski dirinya diusung dari PKS dan PAN pada Pilkada, yang merupakan partai pendukung Prabowo.
"Saya berharap beliau bisa dua periode," kata Syamsuar usai dilantik, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/2/2019).
Syamsuar yang berpasangan dengan Edy Natar Nasution dalam pemilihan gubernur Riau 2018 diusung oleh PAN, PKS, dan NasDem. Syamsuar pernah aktif di Partai Golkar sebelum maju dalam Pilgub.
Dua partai pengusung Syamsuar, yakni PAN dan PKS merupakan partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Syamsuar mengaku belum bicara dengan PAN dan PKS terkait dukungan kepada Jokowi ini.
"Belum, belum komunikasi, nanti lah," ujarnya.
Syamsuar melanjutkan dukungan diberikan kepada Jokowi karena pemerintahan saat ini telah membuktikan kerja yang nyata, seperti pembangunan infrastruktur, menyelesaikan reforma agraria dan program dana desa.
Menurut mantan bupati Siak itu, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi dapat dirasakan masyarakat Riau. Salah satu contohnya adalah pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru.
"Kemarin saya dapat informasi lagi, nanti ada tol Riau ke Jambi, pekerjaan-pekerjaan ini kan masih perlu dilanjutkan," kata dia, dikutip cnn.
Syamsuar-Edy Natar unggul dengan perolehan 799.289 suara dari 12 kabupaten dan kota di Riau. Pasangan yang diusung Partai PAN, PKS, dan NasDem ini unggul di 9 kabupaten dan kota.
Pasangan nomor urut 1 itu mengungguli Lukman Edy-Hartdianto yang diusung Partai PKB dan Gerindra, Firdaus-Rusli yang diusung Partai Demokrat dan PPP, serta Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno yang diusung Partai Golkar, PDIP dan Hanura.
Syamsuar sebelumnya menjabat sebagai Bupati Siak dua periode yakni 2011-2016 dan 2016-2021. Sementara pasangannya Edy Natar adalah pensiunan jenderal bintang satu TNI AD dengan jabatan terakhir sebagai Danrem 031/Wirabima 2017. (int/nol)
"Saya berharap beliau bisa dua periode," kata Syamsuar usai dilantik, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/2/2019).
Syamsuar yang berpasangan dengan Edy Natar Nasution dalam pemilihan gubernur Riau 2018 diusung oleh PAN, PKS, dan NasDem. Syamsuar pernah aktif di Partai Golkar sebelum maju dalam Pilgub.
Dua partai pengusung Syamsuar, yakni PAN dan PKS merupakan partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Syamsuar mengaku belum bicara dengan PAN dan PKS terkait dukungan kepada Jokowi ini.
"Belum, belum komunikasi, nanti lah," ujarnya.
Syamsuar melanjutkan dukungan diberikan kepada Jokowi karena pemerintahan saat ini telah membuktikan kerja yang nyata, seperti pembangunan infrastruktur, menyelesaikan reforma agraria dan program dana desa.
Menurut mantan bupati Siak itu, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi dapat dirasakan masyarakat Riau. Salah satu contohnya adalah pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru.
"Kemarin saya dapat informasi lagi, nanti ada tol Riau ke Jambi, pekerjaan-pekerjaan ini kan masih perlu dilanjutkan," kata dia, dikutip cnn.
Syamsuar-Edy Natar unggul dengan perolehan 799.289 suara dari 12 kabupaten dan kota di Riau. Pasangan yang diusung Partai PAN, PKS, dan NasDem ini unggul di 9 kabupaten dan kota.
Pasangan nomor urut 1 itu mengungguli Lukman Edy-Hartdianto yang diusung Partai PKB dan Gerindra, Firdaus-Rusli yang diusung Partai Demokrat dan PPP, serta Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno yang diusung Partai Golkar, PDIP dan Hanura.
Syamsuar sebelumnya menjabat sebagai Bupati Siak dua periode yakni 2011-2016 dan 2016-2021. Sementara pasangannya Edy Natar adalah pensiunan jenderal bintang satu TNI AD dengan jabatan terakhir sebagai Danrem 031/Wirabima 2017. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK