PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Ini Pesan Sandiaga untuk Prabowo Jelang Debat
JAKARTA, Riauin.com -- Calon Wakil Presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan bahwa sebagian besar masyarakat yang ia jumpai ingin mendengar penjelasan calon presiden (capres) Prabowo Subianto tentang sejumlah program Prabowo-Sandiaga, khususnya di bidang pangan dan energi di debat kedua Ahad (17/2) malam nanti. Sandiaga berpesan kepada Prabowo untuk lebih fokus membahas masalah pangan dan energi.
"Saya minta Pak Prabowo lebih fokus membahas masalah pangan, membahas masalah energi, itu yang diinginkan oleh masyarakat," kata Sandiaga saat ditemui di Jakarta.
Sandiaga mengungkapkan, sebanyak 50 persen masyarakat yang ia temui ingin mendengarkan program Prabowo-Sandiaga soal swasembada pangan. Sebab harga bahan pokok yang ada saat ini dinilai masih terlalu mahal jika dibandingkan pendapatan masyarakat. "Jadi ini yang diharapkan bagaimana menjaga harga stabil tetap terjangkau," ujarnya.
Sandiaga menambahkan bahwa pemerintahan Prabowo-Sandiaga nantinya akan meminimalisasi impor pangan. Ia bertekad akan menjadikan impor pangan sebagai opsi terakhir. "Kita hanya mengimpor jikalau tidak ada cadangan, tidak ada ketersediaan yang berpotensi mendongkrak harga yang membebani masyarakat," ungkapnya.
Selain itu, Sandi menuturkan sebanyak 30 persen masyarakat juga ingin mendengar program Prabowo-Sandiaga dalam hal swasembada energi. Masyarakat menginginkan adanya listrik yang terjangkau.
"Negeri ini punya potensi tenaga surya, pembangkit tenaga air, belum dioptimalkan energi baru terbarukan. Di bawah Prabowo-Sandi ini akan menjadi fokus yang sangat utama untuk menekan biaya listrik agar tidak mahal jatuhnya kepada masyarakat," jelasnya.(int/nol)
"Saya minta Pak Prabowo lebih fokus membahas masalah pangan, membahas masalah energi, itu yang diinginkan oleh masyarakat," kata Sandiaga saat ditemui di Jakarta.
Sandiaga mengungkapkan, sebanyak 50 persen masyarakat yang ia temui ingin mendengarkan program Prabowo-Sandiaga soal swasembada pangan. Sebab harga bahan pokok yang ada saat ini dinilai masih terlalu mahal jika dibandingkan pendapatan masyarakat. "Jadi ini yang diharapkan bagaimana menjaga harga stabil tetap terjangkau," ujarnya.
Sandiaga menambahkan bahwa pemerintahan Prabowo-Sandiaga nantinya akan meminimalisasi impor pangan. Ia bertekad akan menjadikan impor pangan sebagai opsi terakhir. "Kita hanya mengimpor jikalau tidak ada cadangan, tidak ada ketersediaan yang berpotensi mendongkrak harga yang membebani masyarakat," ungkapnya.
Selain itu, Sandi menuturkan sebanyak 30 persen masyarakat juga ingin mendengar program Prabowo-Sandiaga dalam hal swasembada energi. Masyarakat menginginkan adanya listrik yang terjangkau.
"Negeri ini punya potensi tenaga surya, pembangkit tenaga air, belum dioptimalkan energi baru terbarukan. Di bawah Prabowo-Sandi ini akan menjadi fokus yang sangat utama untuk menekan biaya listrik agar tidak mahal jatuhnya kepada masyarakat," jelasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK