PILIHAN
PNS Kemenag Kena OTT Dana Bangun Masjid Pascagempa NTB
Mataram, Riauin.com - Petugas Kepolisian Mataram, Nusa Tenggara Barat, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah seorang pegawai Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat, berinisial BA. OTT diduga terkait terkait dana pembangunan masjid pasca gempa.
Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam yang dihubungi wartawan di Mataram, Selasa, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan satu orang pegawai Kemenag dari OTT yang dilaksanakan di wilayah Gunungsari.
"Satu orang diamankan, inisialnya BA, dia pegawai Kemenag Lombok Barat," ungkap Saiful Alam sebagaimana dilansir Antara, Selasa (15/1/2019).
Terkait dengan pelanggaran pidananya, Saiful Alam belum bisa menerangkan hal tersebut lebih jelas. Melainkan pria yang diamankan dari OTT masih dalam pemeriksaan penyidik di Mapolres Mataram.
Namun menurut informasinya, ada dugaan tindak pidana dalam proyek rekonstruksi masjid pascagempa di wilayah Kabupaten Lombok Barat.
Dalam dugaannya, ada pemotongan dana rekonstruksi pascagempa dari setiap masjid di wilayah Kabupaten Lombok Barat yang kisarannya mencapai 10 persen.(int/nol)
Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam yang dihubungi wartawan di Mataram, Selasa, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan satu orang pegawai Kemenag dari OTT yang dilaksanakan di wilayah Gunungsari.
"Satu orang diamankan, inisialnya BA, dia pegawai Kemenag Lombok Barat," ungkap Saiful Alam sebagaimana dilansir Antara, Selasa (15/1/2019).
Terkait dengan pelanggaran pidananya, Saiful Alam belum bisa menerangkan hal tersebut lebih jelas. Melainkan pria yang diamankan dari OTT masih dalam pemeriksaan penyidik di Mapolres Mataram.
Namun menurut informasinya, ada dugaan tindak pidana dalam proyek rekonstruksi masjid pascagempa di wilayah Kabupaten Lombok Barat.
Dalam dugaannya, ada pemotongan dana rekonstruksi pascagempa dari setiap masjid di wilayah Kabupaten Lombok Barat yang kisarannya mencapai 10 persen.(int/nol)
Berita Lainnya
Tepis Pemerasan Pejabat UPT di Riau, Abdul Wahid Tegaskan Tak Pernah Terima Uang
Pembelaan Abdul Wahid di PN Pekanbaru, Kuasa Hukum Sebut Saksi KPK Hanya Berasumsi
Bacakan Pleidoi Hari Ini, Abdul Wahid Upayakan Bebas dari Tuntutan Jaksa KPK
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis
Tepis Pemerasan Pejabat UPT di Riau, Abdul Wahid Tegaskan Tak Pernah Terima Uang
Pembelaan Abdul Wahid di PN Pekanbaru, Kuasa Hukum Sebut Saksi KPK Hanya Berasumsi
Bacakan Pleidoi Hari Ini, Abdul Wahid Upayakan Bebas dari Tuntutan Jaksa KPK
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis