PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Pastikan Bom di Rumah Ketua KPK Palsu, Polisi Buru Pelaku
Jakarta, Riauin.com -- Polisi memastikan bom yang ditemukan di kediaman Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Blok A9/15 RT 004/014, Kelurahan Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, palsu.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan pihaknya menduga bom palsu itu dikirim ke rumah Agus hanya untuk menakut-nakuti. Ia pun menyatakan penyidik telah bergerak untuk mengungkap pelaku yang menaruh bom palsu itu di pagar rumah Agus.
"Polri simpulkan bom yang ditemukan di lokasi kediaman Ketua KPK adalah bom palsu," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (10/1).
Dia menerangkan, hal tersebut merupakan kesimpulan dari hasil analisa Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. Iqbal mengakui bahwa bom tersebut bermaterikan sejumlah elemen yang biasa digunakan dalam membuat bom.
Namun, lanjutnya, elemen-elemen itu tidak dalam satu rangkaian. Bom itu juga dinyatakan palsu karena tidak memiliki detonator.
"Memang ada sejenis paralon ada juga kabel-kabel, ada baterei tetapi tidak merupakan satu rangkaian firing devices yang selayaknya bom, detonator tidak ada sama sekali," ujarnya.
"Ditemukan juga serbuk putih, semen putih, tapi setelah dianalisa Puslabfor bukan explosive, bukan black powder, TATP (triacetone triperoxide), dan lain-lain."
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bom palsu berbentuk pipa itu ditaruh di dalam sebuah tas warna hitam yang digantung di pagar depan rumah Agus.
Benda itu ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB atau beberapa saat setelah benda diduga bom molotov dilempar oleh orang tak dikenal ke rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Kalibata, Jakarta Selatan.
Menyikapi dua insiden ini, penyidik dari Polda Metro Jaya dengan bantuan dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti. Tidak ada korban terkait teror di kedua rumah pimpinan lembaga anti rasuah tersebut.(int/nol)
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan pihaknya menduga bom palsu itu dikirim ke rumah Agus hanya untuk menakut-nakuti. Ia pun menyatakan penyidik telah bergerak untuk mengungkap pelaku yang menaruh bom palsu itu di pagar rumah Agus.
"Polri simpulkan bom yang ditemukan di lokasi kediaman Ketua KPK adalah bom palsu," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (10/1).
Dia menerangkan, hal tersebut merupakan kesimpulan dari hasil analisa Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. Iqbal mengakui bahwa bom tersebut bermaterikan sejumlah elemen yang biasa digunakan dalam membuat bom.
Namun, lanjutnya, elemen-elemen itu tidak dalam satu rangkaian. Bom itu juga dinyatakan palsu karena tidak memiliki detonator.
"Memang ada sejenis paralon ada juga kabel-kabel, ada baterei tetapi tidak merupakan satu rangkaian firing devices yang selayaknya bom, detonator tidak ada sama sekali," ujarnya.
"Ditemukan juga serbuk putih, semen putih, tapi setelah dianalisa Puslabfor bukan explosive, bukan black powder, TATP (triacetone triperoxide), dan lain-lain."
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bom palsu berbentuk pipa itu ditaruh di dalam sebuah tas warna hitam yang digantung di pagar depan rumah Agus.
Benda itu ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB atau beberapa saat setelah benda diduga bom molotov dilempar oleh orang tak dikenal ke rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Kalibata, Jakarta Selatan.
Menyikapi dua insiden ini, penyidik dari Polda Metro Jaya dengan bantuan dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti. Tidak ada korban terkait teror di kedua rumah pimpinan lembaga anti rasuah tersebut.(int/nol)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU