PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Konten Iklan Dinilai Menyudutkan Ulama, Begini Penjelasan KPID Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Setelah mendapat banyak sorotan, akhirnya KPID Riau menyampaikan penjelasan terkait Iklan Layanan Masyarakat KPID yang dinilai menyudutkan ulama Riau.
Iklan tersebut ditayangkan sejumlah tivi kabel dan radio di Pekanbaru.
Ketua KPID Riau, Falzan Surahman, didampingi dengan Wakil Ketua Hisam Setiawan, dan Anggota, Wide Munadir, menyampaikan beberapa poin terkait iklan tersebut.
"Pertama kali kita menyampaikan terimakasih atas masukan yang disampaikan ke kita. Kita juga meminta maaf kepada masyarakat yang tidak nyaman dengan isi dan diksi siaran kita," kata Falzan, Selasa (25/12/2018).
Falzan menjelaskan, iklan tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran hoax dan cara melaporkannya. Tidak ada tujuan tertentu menyudutkan ulama di Riau.
Falzan juga menyebutkan bahwa KPID bersikap tegas dengan langsung menarik sementara postingan tersebut. Setelah itu, KPID juga akan melakukan revisi dari konten ILM tersebut dan menyiarkannya kembali.
"Sebagai respon kita, tadi malam langsung kita hold iklan tersebut dari medsos dan juga website kita," tambah Falzan.
Falzan juga menegaskan bahwa KPID Riau mengambil posisi netral dan tidak bermaksud menyudutkan pihak tertentu.(int/nol)
Iklan tersebut ditayangkan sejumlah tivi kabel dan radio di Pekanbaru.
Ketua KPID Riau, Falzan Surahman, didampingi dengan Wakil Ketua Hisam Setiawan, dan Anggota, Wide Munadir, menyampaikan beberapa poin terkait iklan tersebut.
"Pertama kali kita menyampaikan terimakasih atas masukan yang disampaikan ke kita. Kita juga meminta maaf kepada masyarakat yang tidak nyaman dengan isi dan diksi siaran kita," kata Falzan, Selasa (25/12/2018).
Falzan menjelaskan, iklan tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran hoax dan cara melaporkannya. Tidak ada tujuan tertentu menyudutkan ulama di Riau.
Falzan juga menyebutkan bahwa KPID bersikap tegas dengan langsung menarik sementara postingan tersebut. Setelah itu, KPID juga akan melakukan revisi dari konten ILM tersebut dan menyiarkannya kembali.
"Sebagai respon kita, tadi malam langsung kita hold iklan tersebut dari medsos dan juga website kita," tambah Falzan.
Falzan juga menegaskan bahwa KPID Riau mengambil posisi netral dan tidak bermaksud menyudutkan pihak tertentu.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga