PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Jelang Natal, Tiga Terduga Teroris Diamankan di Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) Mabes Polri bersama Satuan Tugas Anti Teror Polda Riau mengamankan tiga terduga teroris. Mereka diduga terlibat kasus terorisme di sejumlah daerah di Indonesia.
Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, mengatakan, ketiga terduga teroris itu ditangkap pada akhir November 2018 lalu. Namun, ia enggan mengungkapkan identitas ketiganya dan di mana mereka ditangkap.
"Di tangkap di sejumlah tempat di Riau. Saya tidak bisa sampaikan di sini. Cukup ini saja informasinya. Intinya kita dalam rangka melindungi masyarakat luas," ujar Widodo, Jumat (21/12/2018).
Widodo menyebutkan, kepolisian masih mengembangkan kasus dan memburu terduga teroris lainnya. "Masih ada yang terus kita amati," ucap jenderal bintang dua itu.
Mantan Wakil Kapolda Jawa Timur itu mengungkapkan, ketiga terduga ada kaitannya dengan aksi teror yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, seperti di Surabaya.
Terkait apakah mereka masuk Jemaah Ansarud Daulah (JAD) atau Jemaah Asharut Tauhid (JAT), Widodo tak mengiyakan.
"Tapi JAD (Jamaah Ansarud Daulah), JAT (Jamaah An Tauhit sharut Tauhid) tidak akan saya sebutkan di sini," tegasnya saat menjelaskan tingkat kerawanan jelang perayaan Natal dan tahun baru di provinsi Riau.
Widodo mengingatkan, semua pihak untuk tidak menganggap remeh aksi radikalisme. Apalagi, Riau pernah mengalaminya pada natal tahun 2000 silam.
"Kita tidak boleh underestimate. Pada tahun 2000 kita (Riau) punya pengalaman pengeboman gereja-gereja Insya Allah tahun ini Riau aman," cakapnya.(int/nol)
Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, mengatakan, ketiga terduga teroris itu ditangkap pada akhir November 2018 lalu. Namun, ia enggan mengungkapkan identitas ketiganya dan di mana mereka ditangkap.
"Di tangkap di sejumlah tempat di Riau. Saya tidak bisa sampaikan di sini. Cukup ini saja informasinya. Intinya kita dalam rangka melindungi masyarakat luas," ujar Widodo, Jumat (21/12/2018).
Widodo menyebutkan, kepolisian masih mengembangkan kasus dan memburu terduga teroris lainnya. "Masih ada yang terus kita amati," ucap jenderal bintang dua itu.
Mantan Wakil Kapolda Jawa Timur itu mengungkapkan, ketiga terduga ada kaitannya dengan aksi teror yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, seperti di Surabaya.
Terkait apakah mereka masuk Jemaah Ansarud Daulah (JAD) atau Jemaah Asharut Tauhid (JAT), Widodo tak mengiyakan.
"Tapi JAD (Jamaah Ansarud Daulah), JAT (Jamaah An Tauhit sharut Tauhid) tidak akan saya sebutkan di sini," tegasnya saat menjelaskan tingkat kerawanan jelang perayaan Natal dan tahun baru di provinsi Riau.
Widodo mengingatkan, semua pihak untuk tidak menganggap remeh aksi radikalisme. Apalagi, Riau pernah mengalaminya pada natal tahun 2000 silam.
"Kita tidak boleh underestimate. Pada tahun 2000 kita (Riau) punya pengalaman pengeboman gereja-gereja Insya Allah tahun ini Riau aman," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga