PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
1.440 Anak Putus Sekolah di Riau Dapat Sertifikasi Balai Latihan Kerja
PEKANBARU, Riauin.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau mengklaim 1.440 anak putus sekolah di Riau telah mendapatkan sertifikasi. Hal itu dikemukakan Kepala Disnakertrans Riau, Rasidin Siregar.
Menurutnya, 1.440 anak tersebut diberikan pelantihan keterampilan dasar sehingga siap diterjunkan di dunia kerja.
"Untuk mendapatkan sertifikasi itu diberi pelatihan, seperti keterampilan las, komputer, kelistrikan, menjahit dan perbengkelan serta keterampilan lainnya di balai pelatihan kerja secara gratis. Balai ini berada di Pekanbaru, Pasir Pengaraian dan Dumai," kata Rasidin kepada wartawan, Senin (10/12/2018).
Masing-masing wilayah dalam tahun ini berhasil menurunkan 30 angkatan. Satu angkatan terdapat 16 anak yang diberikan pelantihan. Mereka merupakan anak putus sekolah dari SD hingga SMA.
"Artinya dalam tahun ini ada 1.440 anak putus sekolah yang diberikan pelantihan secara gratis. Mereka kita berikan sertifikat kompetensi, tahun ini ada 30 angkatan di tiga UPT tadi," bebernya.
Tahun depan angka tersebut diprediksi akan meningkat. "Karena tahun 2019 akan ada 180 angkatan yang akan diturunkan dengan jumlah satu angkatan sebanyak 16 orang," cakapnya.
Setelah mengikuti program pelatihan dan mendapatkan sertifikasi, sebut Rasidin, meraka diberikan kebebasan untuk mencari pekerjaan sesuai dengan skil yang dimilikinya. "Memang kita ada program magang, namun itu terbatas, tahun ini ada 6 angkatan. Rata-rata mereka langsung diambil sebagai tenaga kerja di perusahaan tempat mereka magang," paparnya. (int/nol)
Menurutnya, 1.440 anak tersebut diberikan pelantihan keterampilan dasar sehingga siap diterjunkan di dunia kerja.
"Untuk mendapatkan sertifikasi itu diberi pelatihan, seperti keterampilan las, komputer, kelistrikan, menjahit dan perbengkelan serta keterampilan lainnya di balai pelatihan kerja secara gratis. Balai ini berada di Pekanbaru, Pasir Pengaraian dan Dumai," kata Rasidin kepada wartawan, Senin (10/12/2018).
Masing-masing wilayah dalam tahun ini berhasil menurunkan 30 angkatan. Satu angkatan terdapat 16 anak yang diberikan pelantihan. Mereka merupakan anak putus sekolah dari SD hingga SMA.
"Artinya dalam tahun ini ada 1.440 anak putus sekolah yang diberikan pelantihan secara gratis. Mereka kita berikan sertifikat kompetensi, tahun ini ada 30 angkatan di tiga UPT tadi," bebernya.
Tahun depan angka tersebut diprediksi akan meningkat. "Karena tahun 2019 akan ada 180 angkatan yang akan diturunkan dengan jumlah satu angkatan sebanyak 16 orang," cakapnya.
Setelah mengikuti program pelatihan dan mendapatkan sertifikasi, sebut Rasidin, meraka diberikan kebebasan untuk mencari pekerjaan sesuai dengan skil yang dimilikinya. "Memang kita ada program magang, namun itu terbatas, tahun ini ada 6 angkatan. Rata-rata mereka langsung diambil sebagai tenaga kerja di perusahaan tempat mereka magang," paparnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga