PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Pemprov Riau Akui Pembangunan Flyover di Pekanbaru Tak Bisa Selesai Tahun Ini
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akhirnya mengakui dua flyover yang saat ini dibangun di Pekanbaru tidak bisa tuntas akhir tahun 2018.
"Flyover itu target utama yang harus kita selesaikan. Namun dari segi teknis ada kendala. Jadi, tidak bisa selesai 31 Desember ini," kata Asisten II Setdaprov Riau, Masperi, kepada wartawan, Senin (3/12/2018) di kantor Dinas PUPR Riau.
Meski begitu, kata Masperi, dari segi yuridis formalnya kedua jembatan layang itu sudah selesai. Hanya ada pekerjaan finishing yang harus dilanjutkan pada 2019 mendatang.
"Teknisnya apakah mereka (rekanan) boleh menggunakan klausul Peraturan Pemerintah (PP) 54 dengan memperpanjang waktu pekerjaan 60 hari kedepan untuk mengerjakan kontrak yang sama," sehingga tidak perlu lelang ulang, paparnya.
Disinggung soal sanksi keterlambatan pekerjaan, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu ini menegaskan, sanksi tetap akan diberlakukan kepada rekanan.
"Sanksi tetap. Ketika mereka tidak bisa mencapai target waktu sesuai kontrak, rekanan kena finalti berupa denda. Misalnya sanksinya itu bisa 1 permil, batas maksimal 3 permil sampai 5 permil dari kontrak," tegasnya.
Disinggung kapan flyover bisa dilalui masyarakat, Masperi menyatakan bahwa mestinya Desember sudah bisa dilalui. Cuma fisiknya baru bisa selesai Desember, dan butuh finishing setelah penyambungan girder.
"Nah, penambahan waktu 60 hari itu lah yang akan digunakan untuk finishing bagian atas flyover," pungkasnya.
Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Wan Thamrin Hasyim optimis dua flyover yang berada di simpang SKA dan pasar pagi Arengka itu bisa tuntas akhir tahun.
"Flyover simpang SKA dan pasar pagi Arengka Insya Allah selesai akhir tahun. Saya yang meletakkan batu pertama, mungkin saya yang teken peresmiannya nanti," kata Wan Thamrin kepada wartawan belum lama ini.(int/nol)
"Flyover itu target utama yang harus kita selesaikan. Namun dari segi teknis ada kendala. Jadi, tidak bisa selesai 31 Desember ini," kata Asisten II Setdaprov Riau, Masperi, kepada wartawan, Senin (3/12/2018) di kantor Dinas PUPR Riau.
Meski begitu, kata Masperi, dari segi yuridis formalnya kedua jembatan layang itu sudah selesai. Hanya ada pekerjaan finishing yang harus dilanjutkan pada 2019 mendatang.
"Teknisnya apakah mereka (rekanan) boleh menggunakan klausul Peraturan Pemerintah (PP) 54 dengan memperpanjang waktu pekerjaan 60 hari kedepan untuk mengerjakan kontrak yang sama," sehingga tidak perlu lelang ulang, paparnya.
Disinggung soal sanksi keterlambatan pekerjaan, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu ini menegaskan, sanksi tetap akan diberlakukan kepada rekanan.
"Sanksi tetap. Ketika mereka tidak bisa mencapai target waktu sesuai kontrak, rekanan kena finalti berupa denda. Misalnya sanksinya itu bisa 1 permil, batas maksimal 3 permil sampai 5 permil dari kontrak," tegasnya.
Disinggung kapan flyover bisa dilalui masyarakat, Masperi menyatakan bahwa mestinya Desember sudah bisa dilalui. Cuma fisiknya baru bisa selesai Desember, dan butuh finishing setelah penyambungan girder.
"Nah, penambahan waktu 60 hari itu lah yang akan digunakan untuk finishing bagian atas flyover," pungkasnya.
Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Wan Thamrin Hasyim optimis dua flyover yang berada di simpang SKA dan pasar pagi Arengka itu bisa tuntas akhir tahun.
"Flyover simpang SKA dan pasar pagi Arengka Insya Allah selesai akhir tahun. Saya yang meletakkan batu pertama, mungkin saya yang teken peresmiannya nanti," kata Wan Thamrin kepada wartawan belum lama ini.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga