PILIHAN
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
17 September 2026
Pemko Pekanbaru akan Tata Kawasan Kumuh
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan fokus untuk menata kawasan kumuh yang ada di daerah tersebut. Salah satu kawasan yang akan ditata pada tahun depan yakni kawasan di sekitaran aliran Sungai Sago, Kecamatan Senapelan.
Walikota Pekanbaru Firdaus, mengatakan jika sungai Sago menjadi salah satu fokus pihaknya karena saat ini kondisi sungai ini sudah banyak dialihfungsikan oleh warga. Salah satunya dengan membangun pemukiman di sekitar, bahkan di atas sungai tersebut.
"Jadi kondisinya sekarang ini, Sungai Sago itu seperti botol. Semakin ke hilir semakin kecil, hal inilah yang membuat aliran air menjadi tidak lancar sehingga kerap terjadi banjir di kawasan ini, karena sungai ini juga langsung bermuara ke sungai Siak," katanya, Jumat (30/11/2018).
Untuk menata kawasan tersebut dikatakan Firdaus, pihaknya juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui dana APBN dan pinjaman luar negeri dengan jumlah 1 juta dolar Amerika Serika ditambah Rp 5 miliar dana dari Pemerintah Provinsi Riau dan Pemko Pekanbaru.
"Untuk merealisasikan hal tersebut, kami juga sudah melakukan rapat dengan instansi terkait. Sehingga hari Senin mendatang, sudah bisa kami ekspos kepada pemerintah pusat terkait program prioritas apa yang akan dilaksanakan," ungkapnya.
Pihaknya juga berharap, dengan adanya program tersebut, bisa membuka pola pikir masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan tempat tinggalnya. Jika Sudah begitu, persoalan-persoalan lingkungan seperti sampah dan kebersihan kota yang selama ini selalu menjadi masalah di kota-kota bisa teratasi.
"Seperti yang di sungai Sago itu, yang saat ini garis sepadan sungainya sudah dibangun masyarakat untuk perumahan. Jika masyarakat peduli akan lingkungan nya, tentu hal seperti itu tidak akan terjadi," pungkasnya. (int/nol)
Walikota Pekanbaru Firdaus, mengatakan jika sungai Sago menjadi salah satu fokus pihaknya karena saat ini kondisi sungai ini sudah banyak dialihfungsikan oleh warga. Salah satunya dengan membangun pemukiman di sekitar, bahkan di atas sungai tersebut.
"Jadi kondisinya sekarang ini, Sungai Sago itu seperti botol. Semakin ke hilir semakin kecil, hal inilah yang membuat aliran air menjadi tidak lancar sehingga kerap terjadi banjir di kawasan ini, karena sungai ini juga langsung bermuara ke sungai Siak," katanya, Jumat (30/11/2018).
Untuk menata kawasan tersebut dikatakan Firdaus, pihaknya juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui dana APBN dan pinjaman luar negeri dengan jumlah 1 juta dolar Amerika Serika ditambah Rp 5 miliar dana dari Pemerintah Provinsi Riau dan Pemko Pekanbaru.
"Untuk merealisasikan hal tersebut, kami juga sudah melakukan rapat dengan instansi terkait. Sehingga hari Senin mendatang, sudah bisa kami ekspos kepada pemerintah pusat terkait program prioritas apa yang akan dilaksanakan," ungkapnya.
Pihaknya juga berharap, dengan adanya program tersebut, bisa membuka pola pikir masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan tempat tinggalnya. Jika Sudah begitu, persoalan-persoalan lingkungan seperti sampah dan kebersihan kota yang selama ini selalu menjadi masalah di kota-kota bisa teratasi.
"Seperti yang di sungai Sago itu, yang saat ini garis sepadan sungainya sudah dibangun masyarakat untuk perumahan. Jika masyarakat peduli akan lingkungan nya, tentu hal seperti itu tidak akan terjadi," pungkasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
DLHK dan Satpol PP Pekanbaru Tindak Warga Pembakar Sampah
SMPN 8 Pekanbaru Pakai Meja Rusak, Komisi III DPRD Pertanyakan Pengadaan Meubeler Disdik
DPRD Pekanbaru Terima Dokumen KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 dari Pemko
Ancaman ISPA Lumpuhkan Ekonomi, Bisnis Hotel di Pekanbaru Merugi Usai Okupansi Terjun Bebas
Puluhan Produk UMKM Pekanbaru Dites Masuk Jaringan Ritel Modern
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru
DLHK dan Satpol PP Pekanbaru Tindak Warga Pembakar Sampah
SMPN 8 Pekanbaru Pakai Meja Rusak, Komisi III DPRD Pertanyakan Pengadaan Meubeler Disdik
DPRD Pekanbaru Terima Dokumen KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 dari Pemko
Ancaman ISPA Lumpuhkan Ekonomi, Bisnis Hotel di Pekanbaru Merugi Usai Okupansi Terjun Bebas
Puluhan Produk UMKM Pekanbaru Dites Masuk Jaringan Ritel Modern
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru