PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Insiden Pagar SDN 141 Roboh, Kapolresta: Satu Korban Meninggal, Empat Luka
PEKANBARU, Riauiin.com - Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, melakukan peninjauan langsung pasca robohnya tembok pagar SDN 141 di Jalan Tengku Bey, Simpang Tiga pagi ini. Setelah melihat kondisi di TKP, ia juga langsung berkunjung ke RS Syafira, tempat lima orang korban dirujuk.
"Kita sudah lihat ke lima korban, ada yang luka parah dan satu orang korban remaja wanita meninggal dunia," kata Susanto pada Rabu (14/11/2018).
Susanto mengatakan bahwa dalam insiden ini, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait penyebab keruntuhan pagar. Ia juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Damkar dan Disdik untuk menyikapi hal ini.
"Untuk tahap pertama, kita akan upayakan untuk meminimalkan ancaman kepada masyarakat. Jadi sisa tembok yang masih berdiri akan ditinjau kembali. Jika berbahaya akan dirubuhkan sore ini juga," terang Susanto.
Setelah itu, Polresta juga akan melakukan penyelidikan hukum terkait hal ini. Ia menyebutkan bahwa beberapa saksi dan barang bukti, seperti motor yang tertimpa akan diperiksa.
"Ini bisa saja persoalan hukum. Tapi masih terlalu dini untuk menentukan siapa yang bersalah. Kita tunggu proses penyelidikan selanjutnya," sebut Susanto.(int/nol)
"Kita sudah lihat ke lima korban, ada yang luka parah dan satu orang korban remaja wanita meninggal dunia," kata Susanto pada Rabu (14/11/2018).
Susanto mengatakan bahwa dalam insiden ini, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait penyebab keruntuhan pagar. Ia juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Damkar dan Disdik untuk menyikapi hal ini.
"Untuk tahap pertama, kita akan upayakan untuk meminimalkan ancaman kepada masyarakat. Jadi sisa tembok yang masih berdiri akan ditinjau kembali. Jika berbahaya akan dirubuhkan sore ini juga," terang Susanto.
Setelah itu, Polresta juga akan melakukan penyelidikan hukum terkait hal ini. Ia menyebutkan bahwa beberapa saksi dan barang bukti, seperti motor yang tertimpa akan diperiksa.
"Ini bisa saja persoalan hukum. Tapi masih terlalu dini untuk menentukan siapa yang bersalah. Kita tunggu proses penyelidikan selanjutnya," sebut Susanto.(int/nol)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU