PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Longsor di Tanah Merah Inhil, Rumah dan Jalan Ambruk
TEMBILAHAN, Riauin.com - Kecamatan Tanah Merah, Inhil, Riau kembali diterpa longsor, akibatnya satu unit rumah warga, poskamling dan jalan umum sepanjang 25 meter ambruk dan jatuh ke air.
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 00.10 WIB, Selasa (13/11/2018) itu pertama kali diketahui oleh Abdul Aziz, saat ia sedang tidur, ia mendengar bunyi papan retak.
Mendengar bunyi itu, ia pun langsung memanggil anggota keluarganya untuk segera keluar dari rumahnya.
Tak berselang lama, rumahnya kemudian ambruk dan jatuh ke sungai, yang mana saat kejadian, air sungai dalam keadaan surut.
Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra melalui Kasubbag Humas Polres Inhil, AKP Syafri Joni menerangkan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,Â
"Dugaan awal terjadinya musibah tanah longsor disebabkan oleh abrasi air sungai, hal ini dikarenakan pemukiman rumah masyarakat yang mengalami musibah longsor berada disepanjang pinggir sungai perigi Kuala Enok dan pada saat terjadinya musibah tanah longsor air dalam keadaan sedang surut kering," jelasnya.
Hingga saat tim dari BPBD Kab. Inhil, pemerintah Kecamatan Tanah Merah dan Polsek Tanah Merah serta masyarakat setempat sedang melakukan pendataan terhadap identitas pemilik rumah dan mengevakuasi barang-barang milik pemilik rumah yang masih bisa diselamatkan.
Sedangkan terhadap warga pemilik rumah yang mengalami musibah tanah longsor ditempatkan dirumah kerabat dan di rumah masyarakat disekitar TKP tanah longsor. (int/nol)
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 00.10 WIB, Selasa (13/11/2018) itu pertama kali diketahui oleh Abdul Aziz, saat ia sedang tidur, ia mendengar bunyi papan retak.
Mendengar bunyi itu, ia pun langsung memanggil anggota keluarganya untuk segera keluar dari rumahnya.
Tak berselang lama, rumahnya kemudian ambruk dan jatuh ke sungai, yang mana saat kejadian, air sungai dalam keadaan surut.
Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra melalui Kasubbag Humas Polres Inhil, AKP Syafri Joni menerangkan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut,Â
"Dugaan awal terjadinya musibah tanah longsor disebabkan oleh abrasi air sungai, hal ini dikarenakan pemukiman rumah masyarakat yang mengalami musibah longsor berada disepanjang pinggir sungai perigi Kuala Enok dan pada saat terjadinya musibah tanah longsor air dalam keadaan sedang surut kering," jelasnya.
Hingga saat tim dari BPBD Kab. Inhil, pemerintah Kecamatan Tanah Merah dan Polsek Tanah Merah serta masyarakat setempat sedang melakukan pendataan terhadap identitas pemilik rumah dan mengevakuasi barang-barang milik pemilik rumah yang masih bisa diselamatkan.
Sedangkan terhadap warga pemilik rumah yang mengalami musibah tanah longsor ditempatkan dirumah kerabat dan di rumah masyarakat disekitar TKP tanah longsor. (int/nol)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan