PILIHAN
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
05 Oktober 2026
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Bekraf Adakan Kampanye Anti Pembajakan di Pekanbaru
Riauin.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia adakan Kampanye Anti Pemabajakan di Atrium Kampar Mall SKA Pekanbaru. Acara yang berlangsung mulai tanggal 10 dan 11 November 2018 ini terdiri dari agenda Talkshow, Konsultasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pameran dan ada souvenir maupun doorprize, Sabtu (10/11/2018)
Dalam acara Talkshow HKI, Robinson Sinaga Direktur Fasilitas HKI menyebut HKI terbagi dua dalam Hak Kekayaan Industri dan Hak Cipta. Dalam aplikasinya menurut Robinson sangat berbeda.
"Kalau Industri itu hak seperti paten, desain, tata letak, sedangkan Hak Cipta itu seperti buku," katanya.
Lanjut Robinson mengatakan cara mendapatkan HKI ini cukuplah mudah. Menurutnya seseorang yang mempunyai usaha atau memiliki badan tinggal didaftarin saja.
"Pendafatarannya bukan siapa yang nyipatain itu barang, tapi yang pertama daftar," katanya.
Terkait HKI ini, Robinson menyebut haknya itu bisa digunakan diseluruh Indonesia. "Misal produksi barang di Pekanbaru, daftar HKI nya di Jakarta ya tidak apa-apa," katanya.
Perwakilan Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi), Reza menyebut jika punya HKI, hak terkait kepemilikan akan mengurangi nilai pembajakan. Sebab menurutnya dari pembajakan itu banyak sekali kerugian yang akan diderita.
"Makanya kita sama-sama berharap pemerintah harus turut melindungi HKI dan rakyat harus menghargai karya orang lain, jangan dibeli yang bajakan," harapnya.(Ar)
Dalam acara Talkshow HKI, Robinson Sinaga Direktur Fasilitas HKI menyebut HKI terbagi dua dalam Hak Kekayaan Industri dan Hak Cipta. Dalam aplikasinya menurut Robinson sangat berbeda.
"Kalau Industri itu hak seperti paten, desain, tata letak, sedangkan Hak Cipta itu seperti buku," katanya.
Lanjut Robinson mengatakan cara mendapatkan HKI ini cukuplah mudah. Menurutnya seseorang yang mempunyai usaha atau memiliki badan tinggal didaftarin saja.
"Pendafatarannya bukan siapa yang nyipatain itu barang, tapi yang pertama daftar," katanya.
Terkait HKI ini, Robinson menyebut haknya itu bisa digunakan diseluruh Indonesia. "Misal produksi barang di Pekanbaru, daftar HKI nya di Jakarta ya tidak apa-apa," katanya.
Perwakilan Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi), Reza menyebut jika punya HKI, hak terkait kepemilikan akan mengurangi nilai pembajakan. Sebab menurutnya dari pembajakan itu banyak sekali kerugian yang akan diderita.
"Makanya kita sama-sama berharap pemerintah harus turut melindungi HKI dan rakyat harus menghargai karya orang lain, jangan dibeli yang bajakan," harapnya.(Ar)
Berita Lainnya
Tim Gabungan Pantau Tiga Titik Bekas Karhutla di Payung Sekaki Pekanbaru
Jarak Pandang Terbatas, Pendaratan Dua Pesawat Tujuan Pekanbaru Dialihkan
Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Jarak Pandang Hanya 600 Meter, Pesawat Lion Air Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
Aksi Telepon Palsu ke Layanan TRC 112 Ancam Keselamatan Warga Pekanbaru
Tiga Jalan Utama Pekanbaru Diperlebar, Kemacetan Mulai Terurai
Tim Gabungan Pantau Tiga Titik Bekas Karhutla di Payung Sekaki Pekanbaru
Jarak Pandang Terbatas, Pendaratan Dua Pesawat Tujuan Pekanbaru Dialihkan
Kabut Asap Pekanbaru Makin Pekat, Warga Minta Pemerintah Segera Turun Tangan
Jarak Pandang Hanya 600 Meter, Pesawat Lion Air Gagal Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru
Aksi Telepon Palsu ke Layanan TRC 112 Ancam Keselamatan Warga Pekanbaru
Tiga Jalan Utama Pekanbaru Diperlebar, Kemacetan Mulai Terurai