PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Bantu Korban Tsunami, Pengurus Forum Pemred Riau, APSI dan KPJ Turun ke Palu
PEKANBARU, Riauin.com - Sejumlah pengurus Forum Pemred Riau (FPR), Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Riau dan Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Pekanbaru terbang ke Palu untuk membantu para korban bencana gempa dan tsunami di daerah itu.
''Saya sudah tiba lebih dulu di Palu kemarin (Minggu 4 November 2018),'' kata Ketua APSI Riau, Asep Ruhiat lewat pesan elektronik yang diterima di Pekanbaru, Senin (5/11/2018).
Asep yang merupakan pengacara di Riau mengatakan, pihaknya juga siap untuk memberikan bantuan hukum terhadap para korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala yang membutuhkannya.
''Selain juga ada uang dan bantuan lainnya yang kami serahkan untuk para saudara kita yang lagi terkena musibah,'' katanya menambahkan.
Sementara itu dari FPR yang berangkat menyusul ke Palu adalah Ketua Dewan Kehormatan FPR, Tun Akhyar. ''Insya Allah saya siap berangkat ke Palu malam ini,'' kata Tun Akhyar kepada pers.
Tun menjelaskan, misi berangkat langsung ke Palu adalah untuk membantu para korban bencana gempa dan tsunami yang memang membutuhkan pertolongan.
''Sebelumnya FPR bersama APSI Riau dan KPJ Pekanbaru juga telah bersama dalam menggalang dana dan bantuan untuk Palu, Sigi dan Donggala,'' kata Tun.
Dari kegiatan sosial tersebut, lanjut dia, telah berhasil dikumpul uang senilai Rp17 juta rupiah yang akan diserahkan ke pemerintah daerah setempat.
Tun mengatakan, selain uang tunai, FPR, APSI Riau dan KPJ Pekanbaru juga telah menyerahkan hasil pengumpulan bantuan berupa pakaian dan makanan ke pihak Pemda Provinsi Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
''Nantinya, bantuan itu akan dikirim ke Palu, Sigi dan Donggala menggunakan pesawat TNI,'' kata dia.
Sementara itu, Budi Yusadi, Ketua KPJ Pekanbaru menyatakan akan berangkat ke Palu bersama rekannya Eko Kusuma Jaya dengan juga membawa sejumlah peralatan musik.
''Di sana, kami akan menghibur saudara-saudara kita yang sedang kesusahan,'' kata Budi.
Dia katakan, bahwa musik juga mampu untuk memulihkan psikologi seseorang yang sedang mengalami trauma, maka kemudian ini menjadi penting.
''Kami akan bernyanyi sepanjang hari bersama APSI Riau dan FPR setibanya di Palu nanti," kata Budi. (rls)
''Saya sudah tiba lebih dulu di Palu kemarin (Minggu 4 November 2018),'' kata Ketua APSI Riau, Asep Ruhiat lewat pesan elektronik yang diterima di Pekanbaru, Senin (5/11/2018).
Asep yang merupakan pengacara di Riau mengatakan, pihaknya juga siap untuk memberikan bantuan hukum terhadap para korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala yang membutuhkannya.
''Selain juga ada uang dan bantuan lainnya yang kami serahkan untuk para saudara kita yang lagi terkena musibah,'' katanya menambahkan.
Sementara itu dari FPR yang berangkat menyusul ke Palu adalah Ketua Dewan Kehormatan FPR, Tun Akhyar. ''Insya Allah saya siap berangkat ke Palu malam ini,'' kata Tun Akhyar kepada pers.
Tun menjelaskan, misi berangkat langsung ke Palu adalah untuk membantu para korban bencana gempa dan tsunami yang memang membutuhkan pertolongan.
''Sebelumnya FPR bersama APSI Riau dan KPJ Pekanbaru juga telah bersama dalam menggalang dana dan bantuan untuk Palu, Sigi dan Donggala,'' kata Tun.
Dari kegiatan sosial tersebut, lanjut dia, telah berhasil dikumpul uang senilai Rp17 juta rupiah yang akan diserahkan ke pemerintah daerah setempat.
Tun mengatakan, selain uang tunai, FPR, APSI Riau dan KPJ Pekanbaru juga telah menyerahkan hasil pengumpulan bantuan berupa pakaian dan makanan ke pihak Pemda Provinsi Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
''Nantinya, bantuan itu akan dikirim ke Palu, Sigi dan Donggala menggunakan pesawat TNI,'' kata dia.
Sementara itu, Budi Yusadi, Ketua KPJ Pekanbaru menyatakan akan berangkat ke Palu bersama rekannya Eko Kusuma Jaya dengan juga membawa sejumlah peralatan musik.
''Di sana, kami akan menghibur saudara-saudara kita yang sedang kesusahan,'' kata Budi.
Dia katakan, bahwa musik juga mampu untuk memulihkan psikologi seseorang yang sedang mengalami trauma, maka kemudian ini menjadi penting.
''Kami akan bernyanyi sepanjang hari bersama APSI Riau dan FPR setibanya di Palu nanti," kata Budi. (rls)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga