PILIHAN
Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
05 Oktober 2026
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Protes Jalan Berlubang, Warga Tanam Pisang di Badan Jalan Lembaga Pemasyarakatan
PEKANBARU, Riauin.com - Kerusakan sejumlah ruas jalan di Pekanbaru kembali membuat warga geram. Aksi penanaman pohon di jalan berlubang kembali dilakukan warga sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang tak kunjung memperbaikinya.
Kali ini protes dilakukan warga jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Warga memprotes lambannya respon pemerintah memperbaiki kerusakan infrastruktur dasar masyarakat ini. Apalagi, jalan berlubang ini sudah lama terjadi.
Dari pantauan wartawan, jalan berlubang ini tak jauh dari persimpangan jalan Abdul Muis dengan Jalan Lembaga Pemasyarakatan. Lubang cukup lebar yang berada di tengah lajur kiri jalan, membuat sejumlah pengendara terkadang harus berpindah jalur untuk menghindari kendaraan mereka masuk ke dalam lubang yang menganga.
"Kerusakan ini sudah lama, tapi tak kunjung diperbaiki. Makanya hari ini kami tanam pisang saja, sebagai penanda bagi pengendara agar tidak kecelakaan masuk jalan berlubang," ungkap Yusri, salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Tak hanya itu, kata Yusri, hampir setiap hari kendaraan yang berpapasan nyaris kecelakaan. "Karena pengendari yang ada di lajur kiri terpaksa berpindah lajur kanan, dari arah berlawanan kadang kendaraan juga kencang, jadi pernah juga kecelakaan gara-gara ini," tukasnya.
Karena itu, ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan berlubang agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. "Minimal ini harus ditamballah, agar lobangnya tidak semakin membesar. Apalagi sekarang musim hujan, makin lama bisa makin besar lubangnya," cakapnya.(int/nol)
Kali ini protes dilakukan warga jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Warga memprotes lambannya respon pemerintah memperbaiki kerusakan infrastruktur dasar masyarakat ini. Apalagi, jalan berlubang ini sudah lama terjadi.
Dari pantauan wartawan, jalan berlubang ini tak jauh dari persimpangan jalan Abdul Muis dengan Jalan Lembaga Pemasyarakatan. Lubang cukup lebar yang berada di tengah lajur kiri jalan, membuat sejumlah pengendara terkadang harus berpindah jalur untuk menghindari kendaraan mereka masuk ke dalam lubang yang menganga.
"Kerusakan ini sudah lama, tapi tak kunjung diperbaiki. Makanya hari ini kami tanam pisang saja, sebagai penanda bagi pengendara agar tidak kecelakaan masuk jalan berlubang," ungkap Yusri, salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Tak hanya itu, kata Yusri, hampir setiap hari kendaraan yang berpapasan nyaris kecelakaan. "Karena pengendari yang ada di lajur kiri terpaksa berpindah lajur kanan, dari arah berlawanan kadang kendaraan juga kencang, jadi pernah juga kecelakaan gara-gara ini," tukasnya.
Karena itu, ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan berlubang agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. "Minimal ini harus ditamballah, agar lobangnya tidak semakin membesar. Apalagi sekarang musim hujan, makin lama bisa makin besar lubangnya," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Udara Pekanbaru Pagi Ini Memburuk, Konsentrasi PM2.5 Capai Status Berbahaya
Udara Bahaya, Pemko Pekanbaru Terbitkan SE Pembelajaran Jarak Jauh
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Udara Pekanbaru Pagi Ini Memburuk, Konsentrasi PM2.5 Capai Status Berbahaya
Udara Bahaya, Pemko Pekanbaru Terbitkan SE Pembelajaran Jarak Jauh
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun