PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Protes Jalan Berlubang, Warga Tanam Pisang di Badan Jalan Lembaga Pemasyarakatan
PEKANBARU, Riauin.com - Kerusakan sejumlah ruas jalan di Pekanbaru kembali membuat warga geram. Aksi penanaman pohon di jalan berlubang kembali dilakukan warga sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang tak kunjung memperbaikinya.
Kali ini protes dilakukan warga jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Warga memprotes lambannya respon pemerintah memperbaiki kerusakan infrastruktur dasar masyarakat ini. Apalagi, jalan berlubang ini sudah lama terjadi.
Dari pantauan wartawan, jalan berlubang ini tak jauh dari persimpangan jalan Abdul Muis dengan Jalan Lembaga Pemasyarakatan. Lubang cukup lebar yang berada di tengah lajur kiri jalan, membuat sejumlah pengendara terkadang harus berpindah jalur untuk menghindari kendaraan mereka masuk ke dalam lubang yang menganga.
"Kerusakan ini sudah lama, tapi tak kunjung diperbaiki. Makanya hari ini kami tanam pisang saja, sebagai penanda bagi pengendara agar tidak kecelakaan masuk jalan berlubang," ungkap Yusri, salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Tak hanya itu, kata Yusri, hampir setiap hari kendaraan yang berpapasan nyaris kecelakaan. "Karena pengendari yang ada di lajur kiri terpaksa berpindah lajur kanan, dari arah berlawanan kadang kendaraan juga kencang, jadi pernah juga kecelakaan gara-gara ini," tukasnya.
Karena itu, ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan berlubang agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. "Minimal ini harus ditamballah, agar lobangnya tidak semakin membesar. Apalagi sekarang musim hujan, makin lama bisa makin besar lubangnya," cakapnya.(int/nol)
Kali ini protes dilakukan warga jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru. Warga memprotes lambannya respon pemerintah memperbaiki kerusakan infrastruktur dasar masyarakat ini. Apalagi, jalan berlubang ini sudah lama terjadi.
Dari pantauan wartawan, jalan berlubang ini tak jauh dari persimpangan jalan Abdul Muis dengan Jalan Lembaga Pemasyarakatan. Lubang cukup lebar yang berada di tengah lajur kiri jalan, membuat sejumlah pengendara terkadang harus berpindah jalur untuk menghindari kendaraan mereka masuk ke dalam lubang yang menganga.
"Kerusakan ini sudah lama, tapi tak kunjung diperbaiki. Makanya hari ini kami tanam pisang saja, sebagai penanda bagi pengendara agar tidak kecelakaan masuk jalan berlubang," ungkap Yusri, salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Tak hanya itu, kata Yusri, hampir setiap hari kendaraan yang berpapasan nyaris kecelakaan. "Karena pengendari yang ada di lajur kiri terpaksa berpindah lajur kanan, dari arah berlawanan kadang kendaraan juga kencang, jadi pernah juga kecelakaan gara-gara ini," tukasnya.
Karena itu, ia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan berlubang agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. "Minimal ini harus ditamballah, agar lobangnya tidak semakin membesar. Apalagi sekarang musim hujan, makin lama bisa makin besar lubangnya," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga