PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
31 Hotspot Terpantau di Sumatera, Riau Sumbang 6 Titik
PEKANBARU, Riauin.com - Sebanyak 31 titik panas (hotspot) terpantau di Sumatera, Senin (24/9/2018). Pantauan satelit modis Terra dan Aqua, hotspot tersebar di 5 wilayah.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Sukisno kepada wartawan. Ia mengatakan Riau menjadi salah satu penyumbang hotspot.
"Dari 31 hotspot yang ada di Sumatera, Riau menyumbang 6 hotspot. Memang bukan menjadi yang terbanyak," ujar Sukisno.
Ia mengatakan 31 hotspot tersebar di Jambi 1 titik, Bangka Belitung 9 titik, Sumatera Selatan 6 titik, Lampung 9 titik dan Riau 6 titik.
"Enam hotspot yang berada di Riau terpantau di 2 daerah. Yakni di Inhu 4 titik dan Siak 2 titik," Cakapnya.
Lanjut Sukisno, dari jumlah tersebut, 2 diantaranya memiliki level confidence di atas 70 persen yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran lahan dan hutan. Dua titik tersebut berada di Inhu.
"Kita terus menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran lahan dan hutan," pungkasnya.(int/nol)
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Sukisno kepada wartawan. Ia mengatakan Riau menjadi salah satu penyumbang hotspot.
"Dari 31 hotspot yang ada di Sumatera, Riau menyumbang 6 hotspot. Memang bukan menjadi yang terbanyak," ujar Sukisno.
Ia mengatakan 31 hotspot tersebar di Jambi 1 titik, Bangka Belitung 9 titik, Sumatera Selatan 6 titik, Lampung 9 titik dan Riau 6 titik.
"Enam hotspot yang berada di Riau terpantau di 2 daerah. Yakni di Inhu 4 titik dan Siak 2 titik," Cakapnya.
Lanjut Sukisno, dari jumlah tersebut, 2 diantaranya memiliki level confidence di atas 70 persen yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran lahan dan hutan. Dua titik tersebut berada di Inhu.
"Kita terus menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran lahan dan hutan," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga