PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Sekda Inhil Minta Rekanan Perhatikan Kualitas Pekerjaan
Indragiri Hilir – Proyek preservasi jalan untuk ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan kembali dilanjutkan. Oleh karenanya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin meminta pihak rekanan memperhatikan kualitas hasil pekerjaan.
Kelanjutan pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan dilakukan setelah pada tahun anggaran 2017, ruas jalan yang berstatus sebagai ruas jalan nasional tersebut belum seluruhnya tuntas dilaksanakan.
Atensi rekanan terhadap kualitas pembangunan, diungkapkan Sekda menjadi hal yang harus diprioritaskan, tidak hanya karena ruas jalan tersebut menjadi jalan arteri bagi masyarakat Inhil, namun juga sulitnya akses terhadap pembiayaan pembangunan.
“Kita tentunya tidak menginginkan, ruas jalan yang dibangun itu cepat hancur dikarenakan tidak terperhatikannya kualitas pembangunan. Rekanan harus teliti dalam melaksanakan pembangun jalan itu,†kata Sekda saat diwawancarai, Sabtu (3/3/2018) sore.
Lebih lanjut, untuk memastikan dilaksanakannya pembangunan yang berkualitas, Sekda juga meminta kepada leading sector untuk senantiasa mengawasi berjalannya pembangunan itu.
“Awasi secara intensif, susun jadwal secara periodik untuk melakukan pemantauan di lapangan. Jangan sampai kebablasan dengan mendapat ruas jalan yang kualitasnya rendah karena tidak sesuai spesifikasi,†pesan Sekda.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil, Illyanto Jamal menyebutkan, terdapat beberapa titik lokasi di ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan yang saat ini sedang dilaksanakan peningkatan.
“Titik lokasi tersebut dimulai dari Ujung Jalan M Boya sampai ke depan terminal. Artinya, mulai dari ujung M Boya sampai Parit 6 sudah tuntas rigid yang dilakukan dengan nilai kontrak sebesar Rp 19 milyar dari total keseluruhan alokasi anggaran Rp 28 milyar yang bersumber dari APBN,†pungkas Illyanto.
Sedangkan, dari sisa anggaran senilai Rp 9 Milyar, diungkapkan Illyanto, akan dipergunakan sebagai biaya pemeliharaan, yang terdiri dari pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin. “Pemeliharaan rutin itu dilakukan bagi kerusakan ringan yang terjadi. Kalau pemeliharaan berkala itu untuk kerusakan sedang,†tukas Illyanto.
Selanjutnya, demi tercapainya pembangunan yang berkesinambungan, Illyanto berharap kepada Pemerintah Pusat untuk dapat kembali mengalokasikan dana anggaran pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan pada tahun anggaran mendatang.
“Anggaran tersebut nantinya akan dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan berupa peningkatan dari aspal menjadi rigid yang dimulai dari Sungai Salak sampai Sungai Akar,†jelas Illyanto.(adv/Spt)
Kelanjutan pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan dilakukan setelah pada tahun anggaran 2017, ruas jalan yang berstatus sebagai ruas jalan nasional tersebut belum seluruhnya tuntas dilaksanakan.
Atensi rekanan terhadap kualitas pembangunan, diungkapkan Sekda menjadi hal yang harus diprioritaskan, tidak hanya karena ruas jalan tersebut menjadi jalan arteri bagi masyarakat Inhil, namun juga sulitnya akses terhadap pembiayaan pembangunan.
“Kita tentunya tidak menginginkan, ruas jalan yang dibangun itu cepat hancur dikarenakan tidak terperhatikannya kualitas pembangunan. Rekanan harus teliti dalam melaksanakan pembangun jalan itu,†kata Sekda saat diwawancarai, Sabtu (3/3/2018) sore.
Lebih lanjut, untuk memastikan dilaksanakannya pembangunan yang berkualitas, Sekda juga meminta kepada leading sector untuk senantiasa mengawasi berjalannya pembangunan itu.
“Awasi secara intensif, susun jadwal secara periodik untuk melakukan pemantauan di lapangan. Jangan sampai kebablasan dengan mendapat ruas jalan yang kualitasnya rendah karena tidak sesuai spesifikasi,†pesan Sekda.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil, Illyanto Jamal menyebutkan, terdapat beberapa titik lokasi di ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan yang saat ini sedang dilaksanakan peningkatan.
“Titik lokasi tersebut dimulai dari Ujung Jalan M Boya sampai ke depan terminal. Artinya, mulai dari ujung M Boya sampai Parit 6 sudah tuntas rigid yang dilakukan dengan nilai kontrak sebesar Rp 19 milyar dari total keseluruhan alokasi anggaran Rp 28 milyar yang bersumber dari APBN,†pungkas Illyanto.
Sedangkan, dari sisa anggaran senilai Rp 9 Milyar, diungkapkan Illyanto, akan dipergunakan sebagai biaya pemeliharaan, yang terdiri dari pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin. “Pemeliharaan rutin itu dilakukan bagi kerusakan ringan yang terjadi. Kalau pemeliharaan berkala itu untuk kerusakan sedang,†tukas Illyanto.
Selanjutnya, demi tercapainya pembangunan yang berkesinambungan, Illyanto berharap kepada Pemerintah Pusat untuk dapat kembali mengalokasikan dana anggaran pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan pada tahun anggaran mendatang.
“Anggaran tersebut nantinya akan dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan berupa peningkatan dari aspal menjadi rigid yang dimulai dari Sungai Salak sampai Sungai Akar,†jelas Illyanto.(adv/Spt)
Berita Lainnya
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman