PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
PA 212 soal Prabowo-UAS: Insya Allah Menang 88,89 Persen
Jakarta, Riauin.com -- Anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Eggi Sudjana, menyebut sebagian warga mengharapkan duet Prabowo Subianto dan ustaz Abdul Somad di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Menurutnya, harapan rakyat dan umat akan menjadi sebuah kenyataan bila duet tersebut diwujudkan.
"Luar biasanya, kalau pasangan Prabowo dan ustaz Abdul Somad maju ke Pilpres 2019, harapan rakyat dan umat jadi kenyataan," kata Eggi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Senin (30/7).
Eggi menuturkan kalau Abdul Somad mendampingi Prabowo, dirinya meyakini kemenangan di Pilpres 2019. "Menang sangat mudah, menang berapa persen? Insya Allah 88,89 persen," katanya.
Dalam ijtima ulama dan tokoh nasional yang digelar Minggu (29/7), telah merekomendasikan Prabowo sebagai calon presiden. Sementara untuk calon wakilnya terdapat dua skenario yakni didampingi Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri dan Abdul Somad sendiri.
Eggi menilai, rekomendasi ijtima ulama dan tokoh nasional sangat mengguncang Indonesia karena kemunculan nama Abdul Somad di luar perkiraan banyak orang.
Menurutnya, Abdul Somad merupakan ulama bagi 100 juta umat. Hal itu terbukti dari membludaknya jumlah jemaah yang hadir setia Abdul Somad memberikan ceramah.
"Beberapa hari yang lalu beliau datang dan berceramah di Islamic Center, Samarinda. Jadwalnya subuh tapi area (acara) yang begitu luas dipenuhi umat yang tumpah sampai ke jalan raya yang jadi padat merayap. Padahal, biasanya subuh-subuh begitu jalanan masih lengang dan bisa dipakai untuk latihan sepak bola," ucap Eggi.
Dia pun menyatakan bahwa Abdul Somad merupakan ustaz kesayangan lintas organisasi kemasyarakatan (ormas), TNI, bahkan dihormati polisi serta masyarakat.
Menyatukan Rakyat
Eggi mengaku, dirinya merupakan saksi hidup saat Abdul Somad selalu diapit oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Umar Septono saat memberikan ceramah di Masjid Al-Markaz, Makassar beberapa waktu lalu.
"Kapolda bahkan tidak mau duduk dan memilih berdiri di samping mimbar ustaz sepanjang beliau berceramah," ucap sosok yang merupakan politikus PAN itu
Terkait sosok Prabowo, ia berpendapat, merupakan sosok nasionalis.
Menurutnya, duet Prabowo dan Abdul Somad akan menyatukan rakyat dan umat. Dia pun menilai kedua sosok tersebut juga jauh dari ambisi politik pribadi.
Prabowo, menurutnya, sudah selesai dengan kepentingan pribadi dan hartanya tidak akan habis hingga keturunan ketujuh. Sedangkan Abdul Somad, kata Eggi, merupakan sosok sederhana yang ceramah ke berkeliling Indonesia tanpa tarif.
Menurutnya, kemunculan nama Abdul Somad sebagai nama pendamping Prabowo adalah berkah yang seharusnya bisa menjembatani kepentingan partai politik Demokrat, PKS, PAN, PBB, Berkarya, dan Gerindra. Dia berpendapat, konstituen partai politik tersebut banyak berasal dari pendukung Abdul Somad.
Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang berlangsung 27-29 Juli merekomendasikan Ketua Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden dengan dua opsi calon wakil presiden yakni Habib Salim Segaf Al Jufri dan ustaz Abdul Somad.(int/nol)
Menurutnya, harapan rakyat dan umat akan menjadi sebuah kenyataan bila duet tersebut diwujudkan.
"Luar biasanya, kalau pasangan Prabowo dan ustaz Abdul Somad maju ke Pilpres 2019, harapan rakyat dan umat jadi kenyataan," kata Eggi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Senin (30/7).
Eggi menuturkan kalau Abdul Somad mendampingi Prabowo, dirinya meyakini kemenangan di Pilpres 2019. "Menang sangat mudah, menang berapa persen? Insya Allah 88,89 persen," katanya.
Dalam ijtima ulama dan tokoh nasional yang digelar Minggu (29/7), telah merekomendasikan Prabowo sebagai calon presiden. Sementara untuk calon wakilnya terdapat dua skenario yakni didampingi Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri dan Abdul Somad sendiri.
Eggi menilai, rekomendasi ijtima ulama dan tokoh nasional sangat mengguncang Indonesia karena kemunculan nama Abdul Somad di luar perkiraan banyak orang.
Menurutnya, Abdul Somad merupakan ulama bagi 100 juta umat. Hal itu terbukti dari membludaknya jumlah jemaah yang hadir setia Abdul Somad memberikan ceramah.
"Beberapa hari yang lalu beliau datang dan berceramah di Islamic Center, Samarinda. Jadwalnya subuh tapi area (acara) yang begitu luas dipenuhi umat yang tumpah sampai ke jalan raya yang jadi padat merayap. Padahal, biasanya subuh-subuh begitu jalanan masih lengang dan bisa dipakai untuk latihan sepak bola," ucap Eggi.
Dia pun menyatakan bahwa Abdul Somad merupakan ustaz kesayangan lintas organisasi kemasyarakatan (ormas), TNI, bahkan dihormati polisi serta masyarakat.
Menyatukan Rakyat
Eggi mengaku, dirinya merupakan saksi hidup saat Abdul Somad selalu diapit oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Umar Septono saat memberikan ceramah di Masjid Al-Markaz, Makassar beberapa waktu lalu.
"Kapolda bahkan tidak mau duduk dan memilih berdiri di samping mimbar ustaz sepanjang beliau berceramah," ucap sosok yang merupakan politikus PAN itu
Terkait sosok Prabowo, ia berpendapat, merupakan sosok nasionalis.
Menurutnya, duet Prabowo dan Abdul Somad akan menyatukan rakyat dan umat. Dia pun menilai kedua sosok tersebut juga jauh dari ambisi politik pribadi.
Prabowo, menurutnya, sudah selesai dengan kepentingan pribadi dan hartanya tidak akan habis hingga keturunan ketujuh. Sedangkan Abdul Somad, kata Eggi, merupakan sosok sederhana yang ceramah ke berkeliling Indonesia tanpa tarif.
Menurutnya, kemunculan nama Abdul Somad sebagai nama pendamping Prabowo adalah berkah yang seharusnya bisa menjembatani kepentingan partai politik Demokrat, PKS, PAN, PBB, Berkarya, dan Gerindra. Dia berpendapat, konstituen partai politik tersebut banyak berasal dari pendukung Abdul Somad.
Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang berlangsung 27-29 Juli merekomendasikan Ketua Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden dengan dua opsi calon wakil presiden yakni Habib Salim Segaf Al Jufri dan ustaz Abdul Somad.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK