PILIHAN
Fakultas Teknik UIR Buka Pusat Studi Transportasi
Abdul Kudus Zaini
FAKULTAS Teknik Universitas Islam Riau (FT UIR) akan membuka Pusat Studi Transportasi (PST). Pusat studi yang baru pertama dimiliki FT UIR ini guna mambantu memecahkan permasalahan transportasi di Riau khususnya dalam masalah kemacetan lalu limtas, kesemberautan lalu lintas, perkir hingga kebisingan.
"Dalam bulan ini kita sudah SK kan pembukaan pendirian Pusat Studi Transportasi Teknik UIR. Pusat studi ini diketuai oleh Muhammad Zainal Mutaqin ST MSc, M Eng," kata Dekan FT UIR Ir H Abdul Kudus Zaini MT MS Tr, Rabu (13/7/2016) di Pekanbaru
Selain memecahkan persoalan lalu lintas, kata Kudus, pusat studi dibawah jurusan teknik sipil ini juga bisa dijadikan pusat riset, manajemen lalu lintas, perencanaan transportasi dan kecelakaan lalu lintas. Selain riset, pusat studi ini bisa menjadi tempat konsultasi dan pelatihan dalam bentuk pengabdian masyarakat.
"Tapi yang jelas dalam waktu dekat ini kita fokus pada penelitian dulu. Setelah itu kita akan mengelar workshop tentang transportasi untuk mengugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi lalu lintas," terang Kudus.
Kudus juga mengatakan pusat studi transportasi ini satu satunya yang ada di Riau.
Perguruan tinggi yang sudah membuka pusat studi transportasi yakni UGM, ITB, Universitas Muhamadiyah Solo dan Universitas Sriwijaya Pelembang. Pusat studi transportasi ini nantinya akan bekerja sama dengan Dishub Provinsi Riau. Dinas Bina Marga Provinsi Riau dan Dirlantas Polda Riau.
"Kita akan kerjasama dengan instansi terkait agar permasalahan transportasi di Riau bisa teratasi. Mengingat diperkotaan permasalahan yang perlu diatasi mulai dari kemacetan, kesemberautan, kecelakaan, kebisingan dan biaya ekonomi yang tinggi," kata kudus. (rls)
"Dalam bulan ini kita sudah SK kan pembukaan pendirian Pusat Studi Transportasi Teknik UIR. Pusat studi ini diketuai oleh Muhammad Zainal Mutaqin ST MSc, M Eng," kata Dekan FT UIR Ir H Abdul Kudus Zaini MT MS Tr, Rabu (13/7/2016) di Pekanbaru
Selain memecahkan persoalan lalu lintas, kata Kudus, pusat studi dibawah jurusan teknik sipil ini juga bisa dijadikan pusat riset, manajemen lalu lintas, perencanaan transportasi dan kecelakaan lalu lintas. Selain riset, pusat studi ini bisa menjadi tempat konsultasi dan pelatihan dalam bentuk pengabdian masyarakat.
"Tapi yang jelas dalam waktu dekat ini kita fokus pada penelitian dulu. Setelah itu kita akan mengelar workshop tentang transportasi untuk mengugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi lalu lintas," terang Kudus.
Kudus juga mengatakan pusat studi transportasi ini satu satunya yang ada di Riau.
Perguruan tinggi yang sudah membuka pusat studi transportasi yakni UGM, ITB, Universitas Muhamadiyah Solo dan Universitas Sriwijaya Pelembang. Pusat studi transportasi ini nantinya akan bekerja sama dengan Dishub Provinsi Riau. Dinas Bina Marga Provinsi Riau dan Dirlantas Polda Riau.
"Kita akan kerjasama dengan instansi terkait agar permasalahan transportasi di Riau bisa teratasi. Mengingat diperkotaan permasalahan yang perlu diatasi mulai dari kemacetan, kesemberautan, kecelakaan, kebisingan dan biaya ekonomi yang tinggi," kata kudus. (rls)
Berita Lainnya
Pekanbaru Sumbang 58 Persen Kasus HIV di Riau, Layanan Skrining Puskesmas Diperluas
Hari Ini Riau Berpotensi Diguyur Hujan di Sejumlah Wilayah
Riau Terima 600 Ribu Bibit Kelapa untuk Peremajaan Kebun
Pemprov Riau Perkuat Sarana Pendidikan di SMAN 15 dan SMAN Plus
Gubri Minta Pangdam Tuanku Tambusai Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir
Generasi Muda Diminta Jadi Teladan, Wagub Riau Tekankan Peran Moral Sarjana
Pekanbaru Sumbang 58 Persen Kasus HIV di Riau, Layanan Skrining Puskesmas Diperluas
Hari Ini Riau Berpotensi Diguyur Hujan di Sejumlah Wilayah
Riau Terima 600 Ribu Bibit Kelapa untuk Peremajaan Kebun
Pemprov Riau Perkuat Sarana Pendidikan di SMAN 15 dan SMAN Plus
Gubri Minta Pangdam Tuanku Tambusai Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir
Generasi Muda Diminta Jadi Teladan, Wagub Riau Tekankan Peran Moral Sarjana