PILIHAN
Produk Turunan Sagu Tingkatkan Ekonomi Warga Merbau, RAPP Bantu Masyarakat Kembangkan UMKM
MERBAU, Riauin.com - Meningkatkan perekonomian di suatu daerah adalah dengan mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Untuk itu, Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Merbau (HIPMAM) Kabupaten Kepulauan Meranti mengadakan Pelatihan Tata Boga Bahan Pokok Turunan Sagu di Aula Kecamatan Merbau, Senin (28/5/2018).
Ketua Umum HIPMAM, Zuriyadi Fahmi mengatakan kegiatan ini mengangkat tema 'Pemanfaatan Sagu Menjadi Komoditi Utama untuk 1001 Macam Produk di Kabupaten Kepulauan Meranti Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN'. Menurutnya dengan pelatihan tata boga ini dapat mendorong terciptanya industri kecil produk turunan sagu yang dimulai melalui ibu-ibu.
Selain mendapat dukungan dari pemerintah kecamatan, kegiatan itu juga mendapat dukungan penuh dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
"PT RAPP telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Perusahaan memiliki kepedulian untuk mendukung adanya UMKM di Kepulauan Meranti khusus nya di Teluk Belitung Kecamatan Merbau. Pelatihan ini juga dalam rangka membantu meningkatkan ekonomi keluarga dengan jalan mengembangkan sebagai usaha kecil sehingga dapat meningkatkan ekonomi warga," kata Zuriyadi Fahmi.
Jurmiah (32) warga Kelurahan Teluk Belitung mengaku sangat tertarik dengan adanya pelatihan ini. Ia penasaran apa saja produk turunan sagu yang bisa ia buat.
"Pelatihan ini bagus dan memotivasi untuk membuat bolu dari bahan sagu. Selain itu dari pelatihan ini saya bisa dapat pengetahuan untuk usaha," terang Jurmiah.
Camat Merbau, Wan Fakhriarmi mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh HIPMAM dan RAPP untuk warga. Menurutnya, kegiatan ini turut mendorong lahirnya UMKM masyarakat dengan produk turunan sagu.
"Kami senang dengan HIPMAM yang proaktif mengadakan pelatihan seperti ini. Pelatihan ini juga terselenggara karena dukungan RAPP. Kami berharap bermanfaat untuk warga," ujar Fakhriarmi.
Stakeholder Relation (SHR) RAPP Kabupaten Kepulauan Meranti, Samsuriya M Hasyim mengatakan kegiatan ini adalah dukungan perusahaan untuk warga. Nantinya, setelah kegiatan ini, masyarakat mampu membuat usaha rumah tangga dari produk turunan sagu.
Lanjut dikatakannya RAPP telah menunjukan komitmen yang kuat untuk membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di seluruh pelosok dimana tempat perusahaan beroperasi.
Komitmen tersebut, diwujudkan dalam berbagai bentuk seperti pemberian modal usaha, kegiatan pelatihan UMKM dan lainnnya.
Syamsuriya juga menuturkan keberadaan UMKM tentunya memiliki peran penting dalam pembangunan daerah serta penyerapan tenaga kerja.
"Ini merupakan komitmen perusahaan dalam upaya mendukung perekonomian masyarakat, terutama yang berada di daerah operasional, walaupun saat ini perusahaan belum sepenuhnya beroperasi, namun kami tetap berkontribusi untuk masyarakat,†kata Syamsuriya.(int/nol)
Untuk itu, Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Merbau (HIPMAM) Kabupaten Kepulauan Meranti mengadakan Pelatihan Tata Boga Bahan Pokok Turunan Sagu di Aula Kecamatan Merbau, Senin (28/5/2018).
Ketua Umum HIPMAM, Zuriyadi Fahmi mengatakan kegiatan ini mengangkat tema 'Pemanfaatan Sagu Menjadi Komoditi Utama untuk 1001 Macam Produk di Kabupaten Kepulauan Meranti Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN'. Menurutnya dengan pelatihan tata boga ini dapat mendorong terciptanya industri kecil produk turunan sagu yang dimulai melalui ibu-ibu.
Selain mendapat dukungan dari pemerintah kecamatan, kegiatan itu juga mendapat dukungan penuh dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
"PT RAPP telah membantu terlaksananya kegiatan ini. Perusahaan memiliki kepedulian untuk mendukung adanya UMKM di Kepulauan Meranti khusus nya di Teluk Belitung Kecamatan Merbau. Pelatihan ini juga dalam rangka membantu meningkatkan ekonomi keluarga dengan jalan mengembangkan sebagai usaha kecil sehingga dapat meningkatkan ekonomi warga," kata Zuriyadi Fahmi.
Jurmiah (32) warga Kelurahan Teluk Belitung mengaku sangat tertarik dengan adanya pelatihan ini. Ia penasaran apa saja produk turunan sagu yang bisa ia buat.
"Pelatihan ini bagus dan memotivasi untuk membuat bolu dari bahan sagu. Selain itu dari pelatihan ini saya bisa dapat pengetahuan untuk usaha," terang Jurmiah.
Camat Merbau, Wan Fakhriarmi mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh HIPMAM dan RAPP untuk warga. Menurutnya, kegiatan ini turut mendorong lahirnya UMKM masyarakat dengan produk turunan sagu.
"Kami senang dengan HIPMAM yang proaktif mengadakan pelatihan seperti ini. Pelatihan ini juga terselenggara karena dukungan RAPP. Kami berharap bermanfaat untuk warga," ujar Fakhriarmi.
Stakeholder Relation (SHR) RAPP Kabupaten Kepulauan Meranti, Samsuriya M Hasyim mengatakan kegiatan ini adalah dukungan perusahaan untuk warga. Nantinya, setelah kegiatan ini, masyarakat mampu membuat usaha rumah tangga dari produk turunan sagu.
Lanjut dikatakannya RAPP telah menunjukan komitmen yang kuat untuk membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di seluruh pelosok dimana tempat perusahaan beroperasi.
Komitmen tersebut, diwujudkan dalam berbagai bentuk seperti pemberian modal usaha, kegiatan pelatihan UMKM dan lainnnya.
Syamsuriya juga menuturkan keberadaan UMKM tentunya memiliki peran penting dalam pembangunan daerah serta penyerapan tenaga kerja.
"Ini merupakan komitmen perusahaan dalam upaya mendukung perekonomian masyarakat, terutama yang berada di daerah operasional, walaupun saat ini perusahaan belum sepenuhnya beroperasi, namun kami tetap berkontribusi untuk masyarakat,†kata Syamsuriya.(int/nol)
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang