PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Ini Buktinya Cagub Riau Nomor 4 Merakyat
MANDAU, Riauin.com - Calon Gubernur (Cagub) Riau nomor urut 4, Arsyadjuliandi Rachman menunjukkan diri sebagai pemimpin yang merakyat. Selalu dekat dengan rakyat tanpa sekat, tiada henti menyapa dan bersenda gurau.
Itulah kesan dari para pedagang di tiga pasar yang ada di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Agenda kampanye cagub Riau nomor empat tersebut pada Senin (2/4/2018), blusukan dan menyapa warga serta pedagang di Pasar Dewi Sartika, Suka Ramai dan Mandau Raya.
"Eh pak Andi Rachman, urang awak mah. Urang awak tantu mamiliah urang awak," ujar Sasmita, warga Jalan Gaya Baru, Kelurahan Duri Timur, Mandau Bengkalis.
Sasmita, memang aslinya dari Solok, Sumatera Barat. Tapi ia sudah 30 tahun tinggal di Mandau, Bengkalis. Menurutnya Andi Rachman memang beda dengan calon calon gubernur lainnya.
Sebelumnya ada juga calon gubernur yang blusukan ke pasar Mandau. Tapi calon tersebut cuma lewat lewat aja jalan di pasar. "Tak ada kami disapa dan disalami dan ditanya tanyai," ujarnya.
Kalau pak Andi, tambah Sasmita, dari sepanjang yang dilihatnya tak henti hentinya singgah ke setiap los dan lapak pedagang. Menyapa dan menyalami mereka satu per satu. Bertanya kabar dan menerima masukan masukan para pedagang.
"Itu baru pemimpin," ujar Bustami, Ketua Pasar Dewi Sartika.
Ketika lewat di depan los ikan pasar Suka Ramai, Mandau, para pedagang di sana langsung heboh. Mereka berteriak saling sahut menyahut menyebut coblos nomor empat sambil mengacungkan empat jarinya ke Andi Rachman.
"Coblos nomor empat. Lanjutkan pak Andi Yatno," teriak mereka. (rls)
Itulah kesan dari para pedagang di tiga pasar yang ada di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Agenda kampanye cagub Riau nomor empat tersebut pada Senin (2/4/2018), blusukan dan menyapa warga serta pedagang di Pasar Dewi Sartika, Suka Ramai dan Mandau Raya.
"Eh pak Andi Rachman, urang awak mah. Urang awak tantu mamiliah urang awak," ujar Sasmita, warga Jalan Gaya Baru, Kelurahan Duri Timur, Mandau Bengkalis.
Sasmita, memang aslinya dari Solok, Sumatera Barat. Tapi ia sudah 30 tahun tinggal di Mandau, Bengkalis. Menurutnya Andi Rachman memang beda dengan calon calon gubernur lainnya.
Sebelumnya ada juga calon gubernur yang blusukan ke pasar Mandau. Tapi calon tersebut cuma lewat lewat aja jalan di pasar. "Tak ada kami disapa dan disalami dan ditanya tanyai," ujarnya.
Kalau pak Andi, tambah Sasmita, dari sepanjang yang dilihatnya tak henti hentinya singgah ke setiap los dan lapak pedagang. Menyapa dan menyalami mereka satu per satu. Bertanya kabar dan menerima masukan masukan para pedagang.
"Itu baru pemimpin," ujar Bustami, Ketua Pasar Dewi Sartika.
Ketika lewat di depan los ikan pasar Suka Ramai, Mandau, para pedagang di sana langsung heboh. Mereka berteriak saling sahut menyahut menyebut coblos nomor empat sambil mengacungkan empat jarinya ke Andi Rachman.
"Coblos nomor empat. Lanjutkan pak Andi Yatno," teriak mereka. (rls)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK