PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Syamsuar Sosok Pemimpin Inovatif, Edy Nasution Pemimpin Komunikatif
PEKANBARU, Riauin.com - Setiap zaman ada orangnya dan setiap orang ada masanya. Ungkapan ini sangat tepat ditujukan kepada para calon pemimpin Riau tidak terkecuali bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Riau nomor urut 1, Syamsuar - Edy Nasution.
Jika Cagub Syamsuar lebih suka kepada tipe kepemimpinan yang suka berinovasi dalam bekerja, maka lain halnya dengan Cawagub Edy Nasution. Ia lebih suka berkomunikasi dengan bawahannya.
Banyaknya permasalahan yang dihadapi masyarakat, ternyata tidak bisa disepelekan atau dipandang sebelah mata oleh seorang pemimpin atau kepala daerah. Sebagai seorang pemimpin, seluruh masalah dan keluhan warga harus diselesaikan karena itu merupakan tugas seorang pemimpin.
Dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, seorang pemimpin harus bisa berinovasi dan berpikir cerdas. Selain itu, komunikasi dari segala kalangan juga sangat dibutuhkan sehingga persoalan demi persoalan bisa diselesaikan.
Calon Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, sebagai seorang kepala daerah sudah selayaknya mencurahkan hati dan pikiran untuk kesejahteraan rakyat. Ia tidak menampik, banyak persoalan yang harus diselesaikanya jika nanti menjabat sebagai gubernur Riau.
"Di Riau ini banyak PR yang harus diselesaikan. Sebut saja mulai dari masalah infrastruktur jalan dan jembatan, listrik, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan masalah sosial masyarakat. Saya ingin bekerja dengan sejumlah inovasi karena saya tidak suka pada hal-hal yang sifatnya monoton. Saya tidak mau duduk dan berdiam diri di balik meja kerja, tanpa turun ke lapangan atau ke masyarakat. Jika kepala daerahnya serius dalam menangani suatu masalah, pasti hasilnya juga akan baik dan terselesaikan," ungkap Syamsuar.
Hal senada juga disampaikan oleh calon Wakil Gubernur Riau nomor urut 1, Edy Nasution. Menurutnya, seorang pemimpin atau kepala daerah harus bisa mendengarkan keinginan atau keluhan dari masyarakatnya.
“Kalau saya, mungkin tipe pemimpin yang suka berkomunikasi. Pak Syam kan orangnya sudah teruji dan suka berinovasi, nah saya tinggal mendukung itu semua. Pak Syam yang merencanakan dan merancang, nanti saya yang mengerjakan bersama bawahan. Dalam bekerja, kita juga butuh saran dan masukan dari bawahan. Itu sangat penting, sehingga terjalin hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan demi Riau yang lebih baik. Kalau tentara ini kan bisa jadi apa saja, harus siap dengan segala keadaan," ungkap Edy Nasution.
Syamsuar - Edy Nasution berkomitmen untuk membawa Riau lebih baik ke depan dengan sejumlah perubahan. Untuk mewujudkan itu semua, masyarakat Riau diminta untuk memilih pasangan Syamsuar - Edy Nasution pada Pilgubri 27 Juni mendatang.(int/nol)
Jika Cagub Syamsuar lebih suka kepada tipe kepemimpinan yang suka berinovasi dalam bekerja, maka lain halnya dengan Cawagub Edy Nasution. Ia lebih suka berkomunikasi dengan bawahannya.
Banyaknya permasalahan yang dihadapi masyarakat, ternyata tidak bisa disepelekan atau dipandang sebelah mata oleh seorang pemimpin atau kepala daerah. Sebagai seorang pemimpin, seluruh masalah dan keluhan warga harus diselesaikan karena itu merupakan tugas seorang pemimpin.
Dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, seorang pemimpin harus bisa berinovasi dan berpikir cerdas. Selain itu, komunikasi dari segala kalangan juga sangat dibutuhkan sehingga persoalan demi persoalan bisa diselesaikan.
Calon Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, sebagai seorang kepala daerah sudah selayaknya mencurahkan hati dan pikiran untuk kesejahteraan rakyat. Ia tidak menampik, banyak persoalan yang harus diselesaikanya jika nanti menjabat sebagai gubernur Riau.
"Di Riau ini banyak PR yang harus diselesaikan. Sebut saja mulai dari masalah infrastruktur jalan dan jembatan, listrik, pendidikan, kesehatan, ekonomi dan masalah sosial masyarakat. Saya ingin bekerja dengan sejumlah inovasi karena saya tidak suka pada hal-hal yang sifatnya monoton. Saya tidak mau duduk dan berdiam diri di balik meja kerja, tanpa turun ke lapangan atau ke masyarakat. Jika kepala daerahnya serius dalam menangani suatu masalah, pasti hasilnya juga akan baik dan terselesaikan," ungkap Syamsuar.
Hal senada juga disampaikan oleh calon Wakil Gubernur Riau nomor urut 1, Edy Nasution. Menurutnya, seorang pemimpin atau kepala daerah harus bisa mendengarkan keinginan atau keluhan dari masyarakatnya.
“Kalau saya, mungkin tipe pemimpin yang suka berkomunikasi. Pak Syam kan orangnya sudah teruji dan suka berinovasi, nah saya tinggal mendukung itu semua. Pak Syam yang merencanakan dan merancang, nanti saya yang mengerjakan bersama bawahan. Dalam bekerja, kita juga butuh saran dan masukan dari bawahan. Itu sangat penting, sehingga terjalin hubungan yang baik antara pimpinan dan bawahan demi Riau yang lebih baik. Kalau tentara ini kan bisa jadi apa saja, harus siap dengan segala keadaan," ungkap Edy Nasution.
Syamsuar - Edy Nasution berkomitmen untuk membawa Riau lebih baik ke depan dengan sejumlah perubahan. Untuk mewujudkan itu semua, masyarakat Riau diminta untuk memilih pasangan Syamsuar - Edy Nasution pada Pilgubri 27 Juni mendatang.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK