PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
LE Bershalawat Bersama Ulama di Bengkalis
BENGKALIS, Riauin.com - Calon Gubernur (Cagub) Riau nomor urut 2, Lukman Edy (LE) menyempatkan diri berkunjung ke salah satu pusat Majelis Ilmu dan Amal Al Burdah Baa Khalis 2002 Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Senin (26/3/2018).
Ia bersilaturrahmi dengan ulama di majelis itu. Selain berdialog ringan, Lukman Edy ikut bersama-sama bershalawat dipandu Kyai Fadhli Saputra. Selain bershalawat, pria berpasangan dengan Hardianto itu juga dido'akan ulama mendapat hasil terbaik di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau, bulan Juni mendatang.
Kemudian, usai di Desa Senggoro, Cagub Riau 'Zaman Now' kembali mengunjungi sejumlah ulama di Desa Sungai Alam. Di sana, ia dipandu Kyai Suyendri blusukan di Masjid Nurul Huda yang pembangunannya terkendala dana.
"Kami dapat bercengkrama, berbual-bual. Apa yang diinginkan kita sudah dapat memahami," ungkap Lukman Edy.
Di Sungai Alam, mantan Menteri Daerah Tertinggal era SBY ini juga dido'akan. "Kami memang mengharapkan do'a bapak-bapak agar mendapat kemudahan sampai akhir proses pemilihan ini. Semoga di masa akan datang kita berjumpa lagi dengan pembicaraan lebih kongkrit,"terangnya.
Di kesempatan itu, Lukman Edy menjelaskan program Rp1 miliar satu desa pertahun. Dana besar itu menurut LE dapat dipergunakan untuk program sosial kemasyarakatan salah satunya sosial keagamaan.
"Dana itu bisa digunakan untuk memberikan insentif kepada penyelenggara keagamaan. Seperti imam masjid, muazin termasuk guru madrasah dan guru mengaji,"ujarnya lagi.
Cagub Riau nomor urut 2 menegaskan jika terpilih ia dan Hardianto akan mengatur penggunaan program 1 miliar satu desa pertahun dalam peraturan gubernur Riau. (int/nol)
Ia bersilaturrahmi dengan ulama di majelis itu. Selain berdialog ringan, Lukman Edy ikut bersama-sama bershalawat dipandu Kyai Fadhli Saputra. Selain bershalawat, pria berpasangan dengan Hardianto itu juga dido'akan ulama mendapat hasil terbaik di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau, bulan Juni mendatang.
Kemudian, usai di Desa Senggoro, Cagub Riau 'Zaman Now' kembali mengunjungi sejumlah ulama di Desa Sungai Alam. Di sana, ia dipandu Kyai Suyendri blusukan di Masjid Nurul Huda yang pembangunannya terkendala dana.
"Kami dapat bercengkrama, berbual-bual. Apa yang diinginkan kita sudah dapat memahami," ungkap Lukman Edy.
Di Sungai Alam, mantan Menteri Daerah Tertinggal era SBY ini juga dido'akan. "Kami memang mengharapkan do'a bapak-bapak agar mendapat kemudahan sampai akhir proses pemilihan ini. Semoga di masa akan datang kita berjumpa lagi dengan pembicaraan lebih kongkrit,"terangnya.
Di kesempatan itu, Lukman Edy menjelaskan program Rp1 miliar satu desa pertahun. Dana besar itu menurut LE dapat dipergunakan untuk program sosial kemasyarakatan salah satunya sosial keagamaan.
"Dana itu bisa digunakan untuk memberikan insentif kepada penyelenggara keagamaan. Seperti imam masjid, muazin termasuk guru madrasah dan guru mengaji,"ujarnya lagi.
Cagub Riau nomor urut 2 menegaskan jika terpilih ia dan Hardianto akan mengatur penggunaan program 1 miliar satu desa pertahun dalam peraturan gubernur Riau. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK