PILIHAN
Partai Koalisi Jamin Pasangan AYO Menang Telak di Pelalawan
PANGKALANKERINCI, Riauin.com - Partai koalisi menjamin pasangan Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno bisa menang telak di Kabupaten Pelalawan.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Pelalawan Ade Sukemi saat menerima calon gubernur (Cagub) Riau, Arsyadjuliandi Rachman yang berkampanye di Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Selasa (20/2/2018).
"Saya yakin, jika partai koalisi Golkar, PDIP, Hanura, dan PKPI saling bekerja sama, pasangan AYO bisa menang," ujarnya.
Secara hitungan di atas kertas, lanjut Ade, pasangan AYO menguasai lebih dari 50 persen kursi DPRD Pelalawan. Golkar memiliki 11 Kursi, PDIP 5 kursi, dan Hanura 3 kursi. Total 19 kursi lebih dari separuh dari kursi DPRD Pelalawan yang berjumlah 35.
"Saya minta semua kader partai koalisi dan anggota DPRD-nya pasangan AYO bekerja keras. Insya Allah AYO menang di Pelalawan," ujar Ade.
Senada dengan Ade, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDIP Riau, Zukri Misran juga yakin AYO bisa menang telak di Pelalawan.
Gambarannya, kata Zukri, bisa dilihat saat Pilkada Pelalawan 2015 lalu. Pada saat itu, ia yang merupakan kader PDIP menjadi runner up saat melawan incumbent M Harris dari Golkar.
"Suara suara rakyat yang mendukung kami berdua pada saat Pilkada lalu, saya yakin masih solid untuk mendukung pasangan AYO," ungkapnya.
Menurutnya, Andi Rachman merupakan sosok yang sederhana. Walaupun baru dua tahun menjabat sebagai gubernur, tapi sudah banyak sekali pembangunan yang dilaksanakannya.
Apalagi, Bupati Pelalawan saat ini merupakan kader Golkar. Andi Rachman juga kader Golkar. "Jadi kalau bupati dan gubernurnya sudah baju yang sama, koordinasi untuk bersinergi membangun itu lebih mudah," ujarnya.
Sementara itu, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan jika pasangan AYO yang menang, pemerataan pembangunan di Riau bisa langsung tancap gas. "Karena saya tinggal melanjutkan pembangunan pembangunan yang sebelumnya belum diselesaikan," ujarnya.
Ia bisa tancap gas pada periode kedua karena tidak perlu lagi mencoba coba program sesuai dengan visi misi. Apalagi ia juga sudah punya sumber daya manusia ASN yang mumpuni dan mengetahui target-target pembangunan yang akan dicapai. (rls)
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Pelalawan Ade Sukemi saat menerima calon gubernur (Cagub) Riau, Arsyadjuliandi Rachman yang berkampanye di Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Selasa (20/2/2018).
"Saya yakin, jika partai koalisi Golkar, PDIP, Hanura, dan PKPI saling bekerja sama, pasangan AYO bisa menang," ujarnya.
Secara hitungan di atas kertas, lanjut Ade, pasangan AYO menguasai lebih dari 50 persen kursi DPRD Pelalawan. Golkar memiliki 11 Kursi, PDIP 5 kursi, dan Hanura 3 kursi. Total 19 kursi lebih dari separuh dari kursi DPRD Pelalawan yang berjumlah 35.
"Saya minta semua kader partai koalisi dan anggota DPRD-nya pasangan AYO bekerja keras. Insya Allah AYO menang di Pelalawan," ujar Ade.
Senada dengan Ade, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDIP Riau, Zukri Misran juga yakin AYO bisa menang telak di Pelalawan.
Gambarannya, kata Zukri, bisa dilihat saat Pilkada Pelalawan 2015 lalu. Pada saat itu, ia yang merupakan kader PDIP menjadi runner up saat melawan incumbent M Harris dari Golkar.
"Suara suara rakyat yang mendukung kami berdua pada saat Pilkada lalu, saya yakin masih solid untuk mendukung pasangan AYO," ungkapnya.
Menurutnya, Andi Rachman merupakan sosok yang sederhana. Walaupun baru dua tahun menjabat sebagai gubernur, tapi sudah banyak sekali pembangunan yang dilaksanakannya.
Apalagi, Bupati Pelalawan saat ini merupakan kader Golkar. Andi Rachman juga kader Golkar. "Jadi kalau bupati dan gubernurnya sudah baju yang sama, koordinasi untuk bersinergi membangun itu lebih mudah," ujarnya.
Sementara itu, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan jika pasangan AYO yang menang, pemerataan pembangunan di Riau bisa langsung tancap gas. "Karena saya tinggal melanjutkan pembangunan pembangunan yang sebelumnya belum diselesaikan," ujarnya.
Ia bisa tancap gas pada periode kedua karena tidak perlu lagi mencoba coba program sesuai dengan visi misi. Apalagi ia juga sudah punya sumber daya manusia ASN yang mumpuni dan mengetahui target-target pembangunan yang akan dicapai. (rls)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK