PILIHAN
Panwaslucam se-Pekanbaru Ikuti Bimtek Pengawasan DPT
PEKANBARU, Riauin.com - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Pekanbaru memberikan bimbingan teknis pengawasan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2018 kepada 36 Panitia Pengawas Pemilu kecamatan (Panwaslucam), Rabu (14/02/2018). Acara tersebut digelar di Hotel Grand Elite, Pekanbaru.
"Kita menyampaikan apa saja yang harus mereka awasi dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pekanbaru, Indra Khalid Nasution.
Ia menjelaskan, pemateri bimbingan teknis (Bimtek) pengawasan DPT ini disampaikan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru, Abdul Razak Zeir dan Komisioner Panwaslu Pekanbaru, Indra Khalid Nasution, Yasrif Yakub Tambusai dan Rizki Abadi.
"Tugas 36 orang Panwaslucam ini menkroscek data dalam DPT dan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4)," ungkapnya.
Panwaslucam, katanya, harus mengikuti setiap tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan oleh KPU setempat.
"Untuk itu, kita hadirkan pemateri dari KPU agar dapat menjelaskan tahapan dan proses pendataan mulai dari DP4 sampai menjadi DPT termasuk kampanye," ujarnya.
Selanjutnya, menurut Ketua Panwaslu Pekanbaru, Indra Khalid, sebenarnya bimtek DPT harus dilaksanakan beberapa bulan yang lalu. Namun karena ada kendala, maka baru dapat dilaksanakan hari ini.
"Walaupun agak terlambat tapi tidak akan ada pengawasan yang longgar, tahapan demi tahapan terus kita awasi dan menuntut ilmu tidak ada namanya kata terlambat," cakapnya.(int/nol)
sumber: cakaplah
"Kita menyampaikan apa saja yang harus mereka awasi dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pekanbaru, Indra Khalid Nasution.
Ia menjelaskan, pemateri bimbingan teknis (Bimtek) pengawasan DPT ini disampaikan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru, Abdul Razak Zeir dan Komisioner Panwaslu Pekanbaru, Indra Khalid Nasution, Yasrif Yakub Tambusai dan Rizki Abadi.
"Tugas 36 orang Panwaslucam ini menkroscek data dalam DPT dan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4)," ungkapnya.
Panwaslucam, katanya, harus mengikuti setiap tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan oleh KPU setempat.
"Untuk itu, kita hadirkan pemateri dari KPU agar dapat menjelaskan tahapan dan proses pendataan mulai dari DP4 sampai menjadi DPT termasuk kampanye," ujarnya.
Selanjutnya, menurut Ketua Panwaslu Pekanbaru, Indra Khalid, sebenarnya bimtek DPT harus dilaksanakan beberapa bulan yang lalu. Namun karena ada kendala, maka baru dapat dilaksanakan hari ini.
"Walaupun agak terlambat tapi tidak akan ada pengawasan yang longgar, tahapan demi tahapan terus kita awasi dan menuntut ilmu tidak ada namanya kata terlambat," cakapnya.(int/nol)
sumber: cakaplah
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK