PILIHAN
Makna No Urut 4 Bagi Petahana
PEKANBARU, riauin.com--Mendapat nomor urut 4 bagi Paslon Cagubri Arsyadjuliandi Rachman dan Wagubri Suyatno yang merupakan petahana mempunyai arti tersendiri. Khususnya bagi Andi, angka ini mengingatkan dia kepada Ustadz Abdul Somad.
Bagi Ketua Partai Golkar Riau iniu, nomor 4 mengandung dua nilai filosofi mendalam.
Nomor 4 bagi Andi Rachman sesuai dengan program yang dicanangkannya, yakni mengembangkan potensi pariwisata berbasis budaya, yang berpedoman dengan 4 aliran sungai besar di Provinsi Riau.
"Kemarin saat tabligh akbar sosialisasi Pilkada damai dengan Ustaz Abdul Somad juga berpedoman dengan empat aliran sungai besar di Riau," ungkap Andi Rachman usai pencabutan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil Riau, Selasa (13/2/2018) di Hotel Aryaduta Pekanbaru.
Angka 4 menurut Andi Rachman juga mencerminkan pemerataan pembangunan di Provinsi Riau, yang seluruhnya dialiri oleh 4 aliran sungai.
"Angka 4 ini juga angka yang full. Dari 4 pasangan calon, angka paling besar angka 4. InsyaAllah nantinya bisa menjadi dapat angka pemilih terbanyak. Jadi itu maknanya. Kita bersyukur Alhamdulillah dengan mendapat nomor urut 4," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjut Andi Rachman, angka 4 juga merupakan angka partai koalisi pengusung dan pendukung maju sebagai calon gubernur Riau. Empat partai itu yakni Golkar, PDIP, Hanura dan PKPI.
"Angka 4 juga bisa dipakai jadi 4YO. Angka 4 itu bisa menjelma menjadi huruf A. Memang kita ada Mimpi-mimpi untuk angka 4 itu. Karena saya menganalisa Ustaz Abdul Somad menyebut 4 sungai besar yang selalu saya sampaikan di mana-mana. Ini suatu berkah, Insya Allah," tukasnya. (int, vie)
Bagi Ketua Partai Golkar Riau iniu, nomor 4 mengandung dua nilai filosofi mendalam.
Nomor 4 bagi Andi Rachman sesuai dengan program yang dicanangkannya, yakni mengembangkan potensi pariwisata berbasis budaya, yang berpedoman dengan 4 aliran sungai besar di Provinsi Riau.
"Kemarin saat tabligh akbar sosialisasi Pilkada damai dengan Ustaz Abdul Somad juga berpedoman dengan empat aliran sungai besar di Riau," ungkap Andi Rachman usai pencabutan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil Riau, Selasa (13/2/2018) di Hotel Aryaduta Pekanbaru.
Angka 4 menurut Andi Rachman juga mencerminkan pemerataan pembangunan di Provinsi Riau, yang seluruhnya dialiri oleh 4 aliran sungai.
"Angka 4 ini juga angka yang full. Dari 4 pasangan calon, angka paling besar angka 4. InsyaAllah nantinya bisa menjadi dapat angka pemilih terbanyak. Jadi itu maknanya. Kita bersyukur Alhamdulillah dengan mendapat nomor urut 4," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjut Andi Rachman, angka 4 juga merupakan angka partai koalisi pengusung dan pendukung maju sebagai calon gubernur Riau. Empat partai itu yakni Golkar, PDIP, Hanura dan PKPI.
"Angka 4 juga bisa dipakai jadi 4YO. Angka 4 itu bisa menjelma menjadi huruf A. Memang kita ada Mimpi-mimpi untuk angka 4 itu. Karena saya menganalisa Ustaz Abdul Somad menyebut 4 sungai besar yang selalu saya sampaikan di mana-mana. Ini suatu berkah, Insya Allah," tukasnya. (int, vie)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK