PILIHAN
Kunjungi Relawan di Dumai, Tim Syam-Edy Targetkan 52 Suara
Syamsuar
PEKANBARU, riauin.com--Team relawan dan media senter pemenangan Syamsuar-Edy Natar Nasution, begitu antusias untuk mengantar jagoan mereka ke kursi Riau 1. Targetnya, di Kota Dumai perolehan suara bakal pasangan calon yang diusung PAN, NasDem, dan PKS ini paling kecil 52 persen.
"Perolehan suara Syamsuar-Edy Natar Nasution harus 52 persen, dan bagi masyarakat Riau pesisir wajib hukumnya memilih Syamsuar-Edy Natar Nasution," seru Ketua Relawan Syamsuar-Edy Natar dan media centre Dumai, Haji Armaidi, dalam sambutannya sebelum dilakukan pengukuhan.
Dihadapan ketua masing-masing partai pendukung Syamsuar-Edy Natar, Armaidi menjelaskan kenapa masyarakat pesisir wajib mendukung Syamsuar-Edy Natar, karena Pilkada ini memilih gubernur bukan wakil Gubernur Riau.
"Kita memilih gubernur, bukan wakil gubernur. Tak ada kop surat wakil gubernur, jadi wajib hukumnya masyarakat Riau pesisir memenangkan Syamsuar-Edy Natar," kata Armaidi.
Apa yang dikatakan Armaidi ini menyikapi sejumlah putra terbaik Riau pesisir yang juga maju dalam Pilkada namn hanya Syamsuar maju sebagai calon Gubernur Riau.
Armaidi mengaku sudah merasakan aura kemenangan itu, rujukannya begitu antusiasnya masyarakat yang hadir dalam pengukuhan team relawan dan media center pemenangan Syamsuar-Edy Natar Nasution.
"Kursi yang disediakan cuma 200 unit namun semuanya terisi sehingga kita menambah 50 kursi lagi, namun masih juga ada yang berdiri. Begitu antusiasnya masyarakat mengikuti pengukuhan ini," ucap Armaidi.
Sementara itu, Syamsuar dalam sambutannya mengatakan, besar harapannya dukungan ini semakin meluas dengan mengsosialisasi dirinya dengan Edy Natar Nasution hingga ke ceruk-ceruk desa.
"Kerja nyata nantinya jika diamanahkan menjadi Gubernur Riau, jelas saya memperhatikan masalah jalan. Sebab, hal inilah yang dikeluhkan masyarakat Riau. Padahal jika akses jalan terbuka maka perekonomian masyarakat cepat pertumbuhannya,"
"Tadi pagi saya sempat melihat pembangunan jalan yang belum seselai, jalan itu menghubungkan Dumai dan Sungai Pakning. Insya Allah hal ini nantinya kita selesaikan," kata Syamsuar.
Masalah kebutuhan masyarakat, seperti jalan, pendidikan, kesehatan, kata Syamsuar, adalah kewajiban seorang pemimpin untuk memenuhinya dan hal ini tidak bisa ditunda.
Untuk mewujudkan semua itu, Syamsuar mengajak semua relawan bersama-sama berjuang untuk menang dalam Pilkada.
"Perolehan suara Syamsuar-Edy Natar Nasution harus 52 persen, dan bagi masyarakat Riau pesisir wajib hukumnya memilih Syamsuar-Edy Natar Nasution," seru Ketua Relawan Syamsuar-Edy Natar dan media centre Dumai, Haji Armaidi, dalam sambutannya sebelum dilakukan pengukuhan.
Dihadapan ketua masing-masing partai pendukung Syamsuar-Edy Natar, Armaidi menjelaskan kenapa masyarakat pesisir wajib mendukung Syamsuar-Edy Natar, karena Pilkada ini memilih gubernur bukan wakil Gubernur Riau.
"Kita memilih gubernur, bukan wakil gubernur. Tak ada kop surat wakil gubernur, jadi wajib hukumnya masyarakat Riau pesisir memenangkan Syamsuar-Edy Natar," kata Armaidi.
Apa yang dikatakan Armaidi ini menyikapi sejumlah putra terbaik Riau pesisir yang juga maju dalam Pilkada namn hanya Syamsuar maju sebagai calon Gubernur Riau.
Armaidi mengaku sudah merasakan aura kemenangan itu, rujukannya begitu antusiasnya masyarakat yang hadir dalam pengukuhan team relawan dan media center pemenangan Syamsuar-Edy Natar Nasution.
"Kursi yang disediakan cuma 200 unit namun semuanya terisi sehingga kita menambah 50 kursi lagi, namun masih juga ada yang berdiri. Begitu antusiasnya masyarakat mengikuti pengukuhan ini," ucap Armaidi.
Sementara itu, Syamsuar dalam sambutannya mengatakan, besar harapannya dukungan ini semakin meluas dengan mengsosialisasi dirinya dengan Edy Natar Nasution hingga ke ceruk-ceruk desa.
"Kerja nyata nantinya jika diamanahkan menjadi Gubernur Riau, jelas saya memperhatikan masalah jalan. Sebab, hal inilah yang dikeluhkan masyarakat Riau. Padahal jika akses jalan terbuka maka perekonomian masyarakat cepat pertumbuhannya,"
"Tadi pagi saya sempat melihat pembangunan jalan yang belum seselai, jalan itu menghubungkan Dumai dan Sungai Pakning. Insya Allah hal ini nantinya kita selesaikan," kata Syamsuar.
Masalah kebutuhan masyarakat, seperti jalan, pendidikan, kesehatan, kata Syamsuar, adalah kewajiban seorang pemimpin untuk memenuhinya dan hal ini tidak bisa ditunda.
Untuk mewujudkan semua itu, Syamsuar mengajak semua relawan bersama-sama berjuang untuk menang dalam Pilkada.
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK