PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Bawaslu Kerja Ekstra Awasi Keterlibatan ASN di Pilgubri
PEKANBARU, Riauin.com - Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengaku harus kerja ektra dalam menghadapi pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018, terutama mengawasi potensi pelanggaran termasuk keterlibatan ASN/PNS yang ikut berpolitik yang menurut aturan tidak dibenarkan.
Terlebih lagi saat ini ada 4 kepala daerah yang ikut bertarung di Pilgubri, yakni Aryadjuliandi Rachman, Syamsuar, Firdaus dan Suyatno dimana keterlibatan ASN/PNS sangat rentan terjadi.
"Kinerja Bawaslu Riau cukup berat serta butuh perhatian serius dari para petugas di lapangan. Selain harus mengawasi pelanggaran dari setiap bapaslon kitw juga harus mengawasi gerak-gerik para ASN yang kepala daerahnya maju sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018. Karena kita sudah petakan, ini merupakan satu titik rawan yang rentan dimobilisasi oleh kepala daerah," ungkap Rusidi Rusdan, Kamis (11/1/2017).
Menurut Rusidi lagi, ada 3 hal yang menjadi perhatian serius pihaknya di Bawaslu terhadap setiap Paslon yang bertarung, diantaranya tidak melibatkan ASN, tidak menggunakan fasilitas negara dan tidak kampanye di luar jadwal yang sudah ditentukan.
"Memang kita akui dengan majunya empat kepala daerah dalam ajang Pigubri kali ini membuat potensi konflik cukup berpeluang besar dengan sejumlah kemungkinan pelanggaran yang dilakukan.Tetapi kita tetap optimis pelaksanaan Pilgubri nanti tetap aman, lancar, santun dan damai sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya serta mejadi acuan bagi pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang dan yang tak kalah penting para Paslon taat aturan yang ada termasuk para pendukung masing-masing Paslon," kata Rusidi.(int/nol)
sumber :halloriau
Terlebih lagi saat ini ada 4 kepala daerah yang ikut bertarung di Pilgubri, yakni Aryadjuliandi Rachman, Syamsuar, Firdaus dan Suyatno dimana keterlibatan ASN/PNS sangat rentan terjadi.
"Kinerja Bawaslu Riau cukup berat serta butuh perhatian serius dari para petugas di lapangan. Selain harus mengawasi pelanggaran dari setiap bapaslon kitw juga harus mengawasi gerak-gerik para ASN yang kepala daerahnya maju sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018. Karena kita sudah petakan, ini merupakan satu titik rawan yang rentan dimobilisasi oleh kepala daerah," ungkap Rusidi Rusdan, Kamis (11/1/2017).
Menurut Rusidi lagi, ada 3 hal yang menjadi perhatian serius pihaknya di Bawaslu terhadap setiap Paslon yang bertarung, diantaranya tidak melibatkan ASN, tidak menggunakan fasilitas negara dan tidak kampanye di luar jadwal yang sudah ditentukan.
"Memang kita akui dengan majunya empat kepala daerah dalam ajang Pigubri kali ini membuat potensi konflik cukup berpeluang besar dengan sejumlah kemungkinan pelanggaran yang dilakukan.Tetapi kita tetap optimis pelaksanaan Pilgubri nanti tetap aman, lancar, santun dan damai sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya serta mejadi acuan bagi pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang dan yang tak kalah penting para Paslon taat aturan yang ada termasuk para pendukung masing-masing Paslon," kata Rusidi.(int/nol)
sumber :halloriau
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar