Budidaya Greenhouse Jadi Kunci Keberhasilan Produksi Melon Premium di Pekanbaru
RIAUIN.COM - Penerapan teknologi pertanian modern menjadi syarat mutlak dalam memproduksi komoditas buah bernilai jual tinggi. Di Pekanbaru, Riau, pemanfaatan sistem greenhouse dan pola tanam hidroponik terbukti mampu menghasilkan empat varietas melon eksklusif yang selama ini sulit ditembus oleh pola pertanian konvensional.
Langkah proteksi ketat ini diambil karena varietas kelas atas seperti Sweet Lavender, Sweet Net 9, Dalmatian, dan White Kirin sangat rentan terhadap serangan hama serta fluktuasi cuaca ekstrem. Melalui ekosistem yang terkontrol di dalam rumah kaca, pasokan nutrisi tanaman dapat diatur secara presisi demi mencapai standar kualitas yang seragam.
Pemilik Evergreen House Pekanbaru, Indra Djaya menjelaskan bahwa kompleksitas perawatan membuat volume panen melon jenis ini tidak sebanyak melon lokal yang ditanam di lahan terbuka. Itulah sebabnya varietas tersebut hampir tidak pernah ditemukan di pasar tradisional dan lebih banyak diserap oleh jaringan swalayan modern serta sektor kuliner premium.
"Biaya pemeliharaan dari awal memang tinggi, sehingga pedagang di pasar tradisional akan kesulitan menentukan harga jualnya. Skema budidayanya sangat eksklusif dan wajib menggunakan fasilitas greenhouse," kata Indra, Kamis (28/5/2026).
Selain kontrol lingkungan, rekayasa produksi juga dilakukan secara manual dan selektif. Demi menjaga ukuran ideal serta kadar kemanisan yang maksimal, setiap pohon hanya diizinkan untuk menghidupi satu buah. Proses penyerbukan bunga pun harus dibantu langsung oleh tenaga manusia, bukan mengandalkan angin atau serangga seperti pada perkebunan biasa.
Karakteristik yang dihasilkan dari perlakuan khusus ini sangat spesifik. Sweet Lavender menonjolkan kelembutan daging buah dengan aroma yang khas, sedangkan Sweet Net 9 unggul pada tingkat kemanisan yang pekat dengan jaring kulit luar yang rapi. Sementara itu, Dalmatian memikat melalui corak kulitnya yang tidak biasa, dan White Kirin disukai karena kesegaran tekstur serta tampilannya yang bersih.
Meski jalur distribusinya terbatas pada pasar modern, masyarakat umum kini dapat melihat langsung proses hulu dari pertanian presisi ini. Konsep agrowisata edukatif yang dibuka di lokasi budidaya tersebut memberikan akses bagi warga untuk memetik buah langsung dari pohonnya sekaligus mempelajari sistem integrasi hidroponik yang diterapkan. (Bil)
Berita Lainnya
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga
Atasi Hambatan Birokrasi, Pekanbaru Terapkan Layanan PBG Satu Jam Selesai
Kejar Target Nasional 46 Persen, Pemprov Riau Masifkan Cek Kesehatan Gratis
Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer untuk Atasi Banjir di Payung Sekaki
Pejabat Pemko Pekanbaru Diminta Sisir Kerusakan Infrastruktur Pakai Sepeda Motor
Satpol PP Pekanbaru Kerahkan 120 Personel Motoris untuk Tertibkan Balap Liar dan PMKS
Kembangkan Wisata Rumbai Timur, Pemko Pekanbaru Tata Batas Sempadan Lahan Warga
Atasi Hambatan Birokrasi, Pekanbaru Terapkan Layanan PBG Satu Jam Selesai
Kejar Target Nasional 46 Persen, Pemprov Riau Masifkan Cek Kesehatan Gratis
Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer untuk Atasi Banjir di Payung Sekaki