PILIHAN
Diturunkan di Jembatan Siak II, Seorang Penumpang Ojek Online Tiba-tiba Lenyap
Korban setelah dievakuasi dari sungai.
Pekanbaru, Riauin.Com - Driver Ojek Online di Pekanbaru, Riau jadi saksi peristiwa tragis yang dilakukan seorang wanita yang sudah berumur, Kamis (28/12/2017) pagi tadi. Wanita yang belum diketahui identitasnya itu tiba-tiba lenyap, setelah minta diturunkan di atas Jembatan Siak II.
Menurut informasi yang dirangkum GoRiau.com dari kepolisian, awalnya abang Ojek Online ini menerima orderan dari wanita tersebut dari Simpang Garuda Sakti, dengan tujuan Jalan Siak II. Tidak ada hal mencurigakan ketika itu dan rutinitasnya berjalan seperti biasa.
Namun begitu tiba di Jembatan Siak II, tiba-tiba saja ibu tersebut minta diturunkan di sana. Alasannya ingin menunggu dijemput oleh anaknya. Tentu saja Ojek Online ini menurutinya. Setelah diturunkan, si abang kemudian pergi berlalu meninggalkan wanita tersebut.
Singkat cerita, usai menyelesaikan orderannya, tukang Ojek Online tersebut mangkal tak begitu jauh dari lokasi wanita itu turun, tepatnya diujung jembatan untuk menunggu orderan lainnya. Ketika itu si abang ojek masih sempat melihat ibu ini mondar-mandir.
Tak lama, tiba-tiba wanita tersebut mendadak lenyap dari tempat dia berada semula. Tukang Ojek Online pun kaget. Bergegas ia mencari. Ternyata korban sudah berada di sungai, dan hanyut dibawa arus air. Mengetahui itu, Ojek Online itu pun bergegas mengejarnya dari pinggiran sungai menggunakan motor.
Abang Ojek Online tersebut berupaya maksimal menolong wanita ini. Ia bahkan sempat meminta tolong warga sekitar untuk membantu. Lalu sampan dikerahkan untuk menolongnya sehingga bisa mengakses langsung ke sungai.
Namun sayang, wanita tersebut sudah meninggal dunia. "Secara kasat mata tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," terang Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, Kamis siang.
Saat ditanya apakah wanita itu bunuh diri, Kompol Bimo memastikan bahwa kepolisian masih mendalaminya. "Saksi masih diperiksa," katanya. Setelah diangkat dari sungai, wanita tersebut langsung dievakuasi oleh polisi dari Polsek Rumbai. (amy)
sumber: goriau.com
Menurut informasi yang dirangkum GoRiau.com dari kepolisian, awalnya abang Ojek Online ini menerima orderan dari wanita tersebut dari Simpang Garuda Sakti, dengan tujuan Jalan Siak II. Tidak ada hal mencurigakan ketika itu dan rutinitasnya berjalan seperti biasa.
Namun begitu tiba di Jembatan Siak II, tiba-tiba saja ibu tersebut minta diturunkan di sana. Alasannya ingin menunggu dijemput oleh anaknya. Tentu saja Ojek Online ini menurutinya. Setelah diturunkan, si abang kemudian pergi berlalu meninggalkan wanita tersebut.
Singkat cerita, usai menyelesaikan orderannya, tukang Ojek Online tersebut mangkal tak begitu jauh dari lokasi wanita itu turun, tepatnya diujung jembatan untuk menunggu orderan lainnya. Ketika itu si abang ojek masih sempat melihat ibu ini mondar-mandir.
Tak lama, tiba-tiba wanita tersebut mendadak lenyap dari tempat dia berada semula. Tukang Ojek Online pun kaget. Bergegas ia mencari. Ternyata korban sudah berada di sungai, dan hanyut dibawa arus air. Mengetahui itu, Ojek Online itu pun bergegas mengejarnya dari pinggiran sungai menggunakan motor.
Abang Ojek Online tersebut berupaya maksimal menolong wanita ini. Ia bahkan sempat meminta tolong warga sekitar untuk membantu. Lalu sampan dikerahkan untuk menolongnya sehingga bisa mengakses langsung ke sungai.
Namun sayang, wanita tersebut sudah meninggal dunia. "Secara kasat mata tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," terang Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, Kamis siang.
Saat ditanya apakah wanita itu bunuh diri, Kompol Bimo memastikan bahwa kepolisian masih mendalaminya. "Saksi masih diperiksa," katanya. Setelah diangkat dari sungai, wanita tersebut langsung dievakuasi oleh polisi dari Polsek Rumbai. (amy)
sumber: goriau.com
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi