Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna
Suasana upacara puncak peringatan HUT ke-60 BRK Syariah, Rabu (1/4/2026). | Foto : hms BRKS
RIAUIN.COM – Pagi itu, halaman Kantor Pusat BRK Syariah tak sekadar menjadi lokasi upacara. Ia menjelma menjadi ruang penuh cerita, tentang pengabdian, perjalanan panjang, dan harapan yang terus menyala.
Rabu (1/4/2026), dalam balutan busana Melayu lengkap, ratusan pegawai berdiri rapi. Para pria mengenakan teluk belanga dengan songket, sementara perempuan tampil anggun dalam balutan baju kurung berwarna-warni. Bukan sekadar seragam, tetapi simbol identitas bahwa BRK Syariah tumbuh dari akar budaya yang kuat.
Namun, yang paling mencuri perhatian bukan hanya itu. Di barisan terdepan, para pemimpin divisi berdiri sebagai petugas upacara. Mereka yang sehari-hari berada di ruang rapat dan pengambilan keputusan, pagi itu mengambil peran berbeda, memimpin langsung jalannya prosesi. Sebuah penegasan bahwa perjalanan 60 tahun ini dibangun oleh kepemimpinan yang turun langsung, bukan sekadar memberi arahan.
Saat Pemimpin Divisi Dana dan Digital Banking Edi Wardana memimpin upacara, suasana berubah hening. Setiap aba-aba terdengar tegas, memantul di antara barisan pegawai yang berdiri penuh khidmat.
Rangkaian demi rangkaian berlangsung tertib. Pembacaan Undang-Undang Dasar oleh Arhim menggema, disusul lantunan Pancasila oleh Doni Raimon yang diikuti dengan sikap sempurna seluruh peserta. Di momen itu, tak sedikit yang menunduk, larut dalam keheningan yang terasa lebih dalam dari sekadar seremoni. Selanjutnya, pembacaan Nilai-nilai Budaya BRK Syariah oleh Pemimpin Divisi MSDI Muhammad Affan menambah kekhidmatan suasana.
Puncak emosi hadir saat doa dipanjatkan. Di bawah langit Pekanbaru yang cerah, suara Pemimpin Divisi TSI Ashari terdengar lirih namun penuh kekuatan. Dia seolah merangkum seluruh perjalanan BRK Syariah dari masa ke masa dalam untaian harapan.
Bagi seluruh insan BRK Syariah, ini bukan sekadar peringatan hari jadi, melainkan perjalanan hidup tentang puluhan tahun bekerja, tumbuh, dan berjuang bersama.
Di balik kekhidmatan dan kelancaran acara, terdapat peran penting yang tak selalu terlihat. Suksesnya pelaksanaan upacara ini tidak lepas dari kerja solid Divisi Sekretariat Perusahaan yang dipimpin TM Fadhly Kholis. Bersama tim, ia memastikan setiap detail berjalan presisi, mulai dari persiapan hingga penutupan, sehingga seluruh prosesi berlangsung tertib dan penuh makna.
Suasana semakin mendalam saat Pelaksana Tugas Direktur Utama Helwin Yunus membacakan sambutan Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto. Dalam pidato tersebut, 60 tahun BRK Syariah disebut bukan hanya sebagai pencapaian, tetapi juga bukti ketahanan menghadapi perubahan zaman, krisis, hingga transformasi menuju perbankan syariah modern.
Tema “Menjemput Berkah dalam Setiap Langkah” terasa bukan sekadar slogan, tetapi hidup dalam setiap detik upacara.
Momen paling menyentuh hadir saat penghargaan masa bakti diberikan. Ketika nama Mukhtar, satpam BRK Syariah Air Molek dengan masa kerja 30 tahun, dipanggil, tepuk tangan panjang pun pecah. Langkahnya sederhana, namun sarat makna. Dia mewakili ribuan hari pengabdian yang mungkin tak selalu terlihat, tetapi menjadi fondasi kokohnya institusi ini. Pada titik itu, BRK Syariah bukan sekadar bank, melainkan rumah bagi banyak orang.
Komisaris Independen Roy Prakoso, Pelaksana Tugas Direktur Utama Helwin Yunus, serta Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Fajar Restu Febriansyah menyerahkan langsung piagam penghargaan dan cincin emas berlogo BRK Syariah kepada para penerima.
Di antara peserta, hadir pula para tokoh yang menjadi saksi perjalanan panjang tersebut, mulai dari Ketua Dewan Pengawas Syariah Zulhendri Rais hingga nama-nama senior seperti Mambang Mit, Ruslan Malik, Buchari Arrahim, dan Tengku Irawan. Turut hadir sejumlah undangan, di antaranya Andi Mulya Komisaris PT Yastera, Yuharman Direktur Umum dan Keuangan DAPEN, Edirison Pelaksana Tugas Direktur Utama DAPEN, Asari Ketua Yayasan Yastera, serta Edi Muhardi Bendahara Yayasan Yastera.
Menjelang akhir acara, momen simbolik menutup seluruh rangkaian. Ratusan peserta bergerak perlahan membentuk formasi angka “60”. Dari udara melalui rekaman drone, angka itu tampak utuh, bukan sekadar penanda usia, tetapi simbol perjalanan panjang yang dibangun bersama.
Di bawahnya, insan-insan yang menjadi bagian dari perjalanan tersebut berdiri dengan penuh kebanggaan.
Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan sarapan bersama. Tawa mulai mencairkan suasana haru yang sejak pagi menyelimuti.
Namun satu hal yang tersisa, 60 tahun ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk melangkah lebih jauh, lebih kuat, dan tetap setia pada akar yang telah membesarkannya. -inf
Berita Lainnya
Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan
BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK
Tak Perlu Jual Emas, BRK Syariah Hadirkan Layanan Gadai Emas di Seluruh Kantor Pekanbaru
BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI
HEAT Show-Off Honda Exclusive Guncang Taman Pacu Jalur, Ribuan Warga Kuansing Padati Lokasi Acara
BRK Syariah Jalani Management Meeting Fitch Ratings Indonesia, Dukung Proses Pemeringkatan Tahun 2026
Workshop BRK Syariah Beri Nilai Tambah bagi UMKM, Nasabah Kini Lebih Siap Mengakses Pembiayaan
BRK Syariah Perkuat Kapasitas UMKM Lewat Workshop Akselerasi Pembiayaan Bersama BI dan OJK
Tak Perlu Jual Emas, BRK Syariah Hadirkan Layanan Gadai Emas di Seluruh Kantor Pekanbaru
BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI
HEAT Show-Off Honda Exclusive Guncang Taman Pacu Jalur, Ribuan Warga Kuansing Padati Lokasi Acara
BRK Syariah Jalani Management Meeting Fitch Ratings Indonesia, Dukung Proses Pemeringkatan Tahun 2026