Bupati Kuansing Setujui Dana Tanggap Darurat untuk Bangun Turap di Koto Kombu
Foto: Bupati Kuansing, Dr. Suhardiman Amby (kiri) dan kondisi longsor (kanan)
Laporan: Hendrianto.
RIAUIN. COM– Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, sebuah peristiwa longsor mengancam pemukiman warga di Desa Koto Kombu. Satu unit rumah milik seorang warga, Suharsoyo, kondisinya kini sangat memprihatinkan karena hanya terpaut beberapa centi meter dari bibir tebing yang terus tergerus aliran sungai.
Merespons kondisi darurat tersebut, Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr H. Suhardiman Amby, Ak., M.M., telah memberikan instruksi tegas untuk segera melakukan penanganan.
Pemkab Kuansing melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dipastikan akan membangun turap pengaman tebing guna menyelamatkan bangunan tersebut dari ancaman abrasi susulan.
Kepala BPBD Kabupaten Kuansing, Drs Yulizar, menyatakan bahwa pembangunan turap tersebut akan menggunakan skema dana tanggap darurat bencana agar proses pengerjaan bisa dilakukan tanpa menunda waktu lebih lama.
"Bapak Bupati sudah lama menyetujui dan bahkan meminta segera dilakukan pembangunan. Prioritas utama kita adalah memastikan rumah warga tersebut aman dan tidak amblas ke sungai," ujar Yulizar, Jumat (27/3/2026).
Yulizar menambahkan, pihaknya akan segera melakukan penghitungan ulang terkait kebutuhan teknis di lapangan yang disesuaikan dengan ketersediaan anggaran di BPBD.
"Rencananya besok pagi, Sabtu (28/3), tim akan turun kembali ke lokasi untuk menghitung estimasi biaya secara mendalam. Yang penting rumah warga itu aman dulu agar bisa segera ditempati kembali," tambahnya.
Kabar baik ini disambut syukur oleh Suharsoyo, pemilik rumah yang juga merupakan seorang tenaga pendidik di SDN 04 Koto Kombu. Selama ini, ia mengaku merasa was-was dan terpaksa tidak menempati rumah tersebut karena takut akan adanya longsor susulan yang bisa meruntuhkan bangunan sewaktu-waktu.
"Terima kasih Pak Bupati. Kami sangat senang mendengar kabar ini. Selama ini kami takut tinggal di rumah sendiri karena kondisi tebing yang kian kritis," ungkap Suharsoyo penuh haru.
Pembangunan turap ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat di kawasan aliran sungai Desa Koto Kombu, terutama di tengah cuaca yang masih menunjukkan potensi curah hujan tinggi di wilayah Riau. (***)
Berita Lainnya
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional