Riau Diprediksi Cerah Berawan, Potensi Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah
RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Riau didominasi kondisi cerah berawan pada Kamis (29/1/2026). Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan ringan yang dapat terjadi secara lokal di beberapa kabupaten.
Berdasarkan laporan atmosfer terkini, kondisi udara kabur hingga cerah berawan menyelimuti Riau sejak pagi hari. Namun, hujan dengan intensitas ringan diprediksi mulai membasahi sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, hingga Indragiri Hilir.
Memasuki siang hari, cuaca cenderung stabil dengan langit cerah di hampir seluruh daratan Bumi Lancang Kuning. Situasi ini dinilai mendukung aktivitas luar ruang, meskipun suhu udara dirasakan cukup terik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Ranti menjelaskan, perubahan pola cuaca baru akan terlihat mulai sore hingga malam hari. Cakupan awan diprediksi meningkat dari cerah berawan menjadi berawan tebal.
"Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti, serta Kota Pekanbaru," ujar Ranti dalam keterangannya di Pekanbaru.
Pada dini hari, cuaca diprakirakan kembali tenang dengan kondisi udara kabur. BMKG juga mencatat tidak ada peringatan dini terkait cuaca ekstrem untuk hari ini, sehingga kondisi atmosfer secara umum dianggap kondusif.
Suhu dan Kelembapan Suhu udara di Riau sepanjang hari ini diprakirakan fluktuatif pada rentang 23 hingga 34 derajat celsius. Tingkat kelembapan udara terpantau cukup tinggi, yakni berkisar antara 50 hingga 98 persen, yang dapat memicu rasa gerah di permukaan.
Angin terpantau bertiup dari arah utara menuju timur dengan kecepatan rata-rata 10 hingga 30 kilometer per jam. Pola pergerakan angin ini mengindikasikan sirkulasi udara di wilayah daratan masih berada dalam batas normal untuk kategori wilayah tropis.
Sementara itu, di sektor maritim, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 meter hingga 1,25 meter. Tinggi gelombang tersebut masuk dalam kategori rendah, sehingga aktivitas pelayaran kecil maupun kegiatan nelayan masih dianggap aman. (Bil)
Berita Lainnya
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini