Riau Waspada Karhutla, BMKG Deteksi Puluhan Titik Panas
RIAUIN.COM - Lonjakan titik panas mulai membayangi wilayah Sumatera, termasuk Provinsi Riau. Berdasarkan pemantauan hingga Rabu (28/1/2026) pukul 23.00 WIB, terdeteksi sebanyak 433 titik panas (hotspot) yang tersebar di daratan Sumatera, di mana 46 titik di antaranya terkonsentrasi di wilayah Riau.
Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi mencapai 259 titik. Sementara itu, sebaran di wilayah lain meliputi Sumatera Barat (49 titik), Sumatera Utara (43 titik), Bengkulu (15 titik), Lampung (14 titik), Kepulauan Riau (5 titik), serta masing-masing satu titik di Bangka Belitung dan Sumatera Selatan.
Di Provinsi Riau sendiri, sebaran titik panas mulai merata di sejumlah kabupaten. Kabupaten Indragiri Hilir mencatat jumlah terbanyak dengan 20 titik, diikuti Bengkalis (13 titik), Pelalawan (7 titik), Rokan Hilir (4 titik), serta Kepulauan Meranti dan Rokan Hulu masing-masing satu titik.
Prakiraan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Riau secara umum masih berada pada kategori cerah hingga berawan. Meski demikian, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang bersifat lokal masih memungkinkan terjadi di beberapa titik.
"Pada pagi hari, udara cenderung kabur hingga cerah berawan. Potensi hujan ringan secara lokal diprediksi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar," ujar Prakirawan BMKG Riau, Yasir P.
Memasuki sore dan malam hari, stabilitas cuaca diperkirakan bergeser menjadi berawan. Hujan dalam skala ringan hingga sedang berpotensi membasahi wilayah Kabupaten Siak, Bengkalis, Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, hingga Kota Pekanbaru. Kondisi serupa diperkirakan bertahan hingga dini hari untuk wilayah Kampar dan Indragiri Hilir.
Suhu udara di Riau saat ini berada pada rentang 23 derajad
C hingga 34 derajad C dengan tingkat kelembapan mencapai 50-97 persen. Angin yang bertiup dari arah utara menuju timur tercatat memiliki kecepatan berkisar 10 hingga 30 kilometer per jam.
Adapun untuk aktivitas di sektor maritim, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. "Tinggi gelombang di perairan Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Angka ini masih masuk dalam kategori rendah," tambah Yasir P. (Bil)
Berita Lainnya
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini