PILIHAN
Diskes Pekanbaru Diminta Sosialisasikan Pola Baru Penekanan DBD
PEKANBARU, Riauin.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru diminta gencar mensosialisasikan pola-pola baru dalam pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di Kota Pekanbaru.
Pasalnya, selama ini masih menganggap bahwa fogging adalah hal utama dalam mengatasi DBD, padahal ada pola-pola atau cara lain yang bisa dilakukan, diantaranya menciptakan lingkungan bersih.
"Kepada masyarakat Kota Pekanbaru untuk menomor-satukan pola kebersihan. Seperti dengan tidak membiarkan air tegenang di sekitar rumah, kepada perangkat masyarakat baik itu RT maupun RW bila perlu dilakukan gotong royong bersama," katanya lagi.
Di samping itu, kepada Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Politisi NasDem ini berharap dilakukan sosialisasi bahwa Fogging bukan satu-satu cara menekan angka DBD.
"Sampai saat ini masyarakat masih menganggap fogging hal utama untuk mengatasi DBD, oleh karena itu perlu sosialisasi dari Diskes bisa saja ketika mengadakan pertemuan lintas keluharan bahwa ada pola-pola baru untuk menurunkan angka DBD tersebut. Penting adanya sosialisasi kepada masyarakat. Karena jika hal ini dilakukan secara berkesinambungan, saya yakin angka DBD akan bisa menurun," harapnya, seperti dilansir dari halloriau.
Dalam musim penghujan ini, kasus korban Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru memasuki Minggu ke-46 tahun 2017 telah mencapai angka 561 orang.
Angka tersebut dihimpun dari data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, setidaknya ada 6 kasus terbaru korban gigitan nyamuk Aedes Aegypti di Kota Pekanbaru.(nol)
Pasalnya, selama ini masih menganggap bahwa fogging adalah hal utama dalam mengatasi DBD, padahal ada pola-pola atau cara lain yang bisa dilakukan, diantaranya menciptakan lingkungan bersih.
"Kepada masyarakat Kota Pekanbaru untuk menomor-satukan pola kebersihan. Seperti dengan tidak membiarkan air tegenang di sekitar rumah, kepada perangkat masyarakat baik itu RT maupun RW bila perlu dilakukan gotong royong bersama," katanya lagi.
Di samping itu, kepada Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Politisi NasDem ini berharap dilakukan sosialisasi bahwa Fogging bukan satu-satu cara menekan angka DBD.
"Sampai saat ini masyarakat masih menganggap fogging hal utama untuk mengatasi DBD, oleh karena itu perlu sosialisasi dari Diskes bisa saja ketika mengadakan pertemuan lintas keluharan bahwa ada pola-pola baru untuk menurunkan angka DBD tersebut. Penting adanya sosialisasi kepada masyarakat. Karena jika hal ini dilakukan secara berkesinambungan, saya yakin angka DBD akan bisa menurun," harapnya, seperti dilansir dari halloriau.
Dalam musim penghujan ini, kasus korban Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru memasuki Minggu ke-46 tahun 2017 telah mencapai angka 561 orang.
Angka tersebut dihimpun dari data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, setidaknya ada 6 kasus terbaru korban gigitan nyamuk Aedes Aegypti di Kota Pekanbaru.(nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi