Kolaborasi Kemenkumham–BNN Riau Perkuat Peran Posbakum di Tingkat Desa
RIAUIN.COM – Untuk memperkuat kerja sama lintas lembaga dalam bidang penyuluhan hukum dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau melaksanakan kunjungan koordinasi ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau pada Jumat 10 Oktober 2025.
Rombongan dari Kemenkumham Riau dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Rudy Hendra Pakpahan, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Febri Mujiono, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Yeni Nel Ikhwan, serta sejumlah pejabat lainnya. Mereka disambut oleh Kepala BNN Provinsi Riau Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung bersama jajaran di kantor BNN Riau, Pekanbaru.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana sinergi dalam pelaksanaan program strategis, salah satunya pemanfaatan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di seluruh desa dan kelurahan di Riau yang telah terbentuk secara menyeluruh.
Rudy Hendra Pakpahan menekankan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk memperluas layanan keadilan sekaligus memperkuat ketahanan sosial melalui edukasi hukum dan antinarkoba.
"Posbakum tidak hanya menyediakan layanan bantuan hukum, tapi juga bisa menjadi sarana edukasi sosial yang menggandeng berbagai pihak termasuk BNN. Harapannya, kita bisa mewujudkan desa yang tidak hanya sadar hukum tapi juga bersih dari narkoba," jelas Rudy.
Ia juga menyampaikan bahwa upaya ini sejalan dengan semangat “Setahun Bekerja Bergerak–Berdampak”, di mana setiap program diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Kolaborasi antarinstansi dinilai penting agar upaya penegakan hukum dan pencegahan narkoba bisa dilakukan secara terpadu dan saling mendukung.
Rudy juga berharap BNN dapat mengambil peran aktif dalam memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat desa, sebagai bagian dari pembangunan kesadaran hukum dari tingkat paling dasar.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BNN Provinsi Riau Christ Reinhard Pusung menyambut positif rencana sinergi tersebut dan menyatakan kesiapan penuh BNN untuk terlibat aktif.
“Posbakum bisa menjadi kanal strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba, khususnya di desa-desa yang rentan terhadap penyebaran narkoba,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan terbebas dari pengaruh narkoba. Melalui pendekatan yang edukatif dan berbasis hukum, kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan efek pencegahan yang lebih kuat di masyarakat.
Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kemenkumham Riau dan BNN Riau yang rencananya akan diresmikan dalam kegiatan Launching Posbakum Provinsi Riau dalam waktu dekat. (Nab)
Berita Lainnya
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan