PILIHAN
PWNU Riau Catatkan Sejarah
PEKANBARU, Riauin.com -- Sejarah baru dicatatkan oleh PWNU Riau dalam Munas dan Konbes NU tahun 2017 di Mataram. Rombongan PWNU Riau yang hadir sebanyak 30 orang menjadi peserta terbanyak dari 34 PWNU se Indonesia dalam perhelatan akbar ini.
"Luar biasa PWNU Riau bisa membawa rombongan sebanyak ini, ini sejarah baru dalam Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama, Riau telah tercatat sebagai rombongan terbanyak mengikuti acara ini" terang Ustadz Dhuha penanggung jawab sekretariat panitia Munas dan Konbes NU.
Setelah menempuh perjalanan panjang, rombongan PWNU Riau yang dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah terpilih T Rusli Ahmad, SE yang bertolak dari Pekanbaru jam 08.30 WIB via Jakarta, baru mendarat di Lombok pada jam 17.00 WITA.Perjalananan dilanjutkan dengan menaiki bus selama satu jam menuju sekretariat panitia di kantor PWNU Nusa Tenggara Barat.
"Alhamdulillah, perjalanan lancar dan proses regestrasi peserta di panitia cepat selesai dibawah koordinator saudara Abdul Wahid, "terang Rusli Ahmad, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.
Lebih lanjut Rusli mengatakan semua peserta sebanyak 8 orang ditempatkan sesuai komisinya, ada empat komisi yaitu batsul masail, komisi program, komisi organisasi dan komisi program. Begitu juga dengan 22 orang peninjau mendapat kartu tanda pengenal dan tempat menginap sama peserta dan peninjau tersebar pada lima pondok pesantren.
Malam harinya diadakan acara ramah tamah di Pandopo Walikota Mataram, hadir dalam kesempatan itu, Rois Suriyah PBNU KH. Ma'ruf Amin, Ketua Tanfidziyah PBNU Prof. DR. KH. Said Aqil Siraj, pengurus PBNU dan PWNU se Indonesia. (*)
"Luar biasa PWNU Riau bisa membawa rombongan sebanyak ini, ini sejarah baru dalam Munas dan Konbes Nahdlatul Ulama, Riau telah tercatat sebagai rombongan terbanyak mengikuti acara ini" terang Ustadz Dhuha penanggung jawab sekretariat panitia Munas dan Konbes NU.
Setelah menempuh perjalanan panjang, rombongan PWNU Riau yang dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah terpilih T Rusli Ahmad, SE yang bertolak dari Pekanbaru jam 08.30 WIB via Jakarta, baru mendarat di Lombok pada jam 17.00 WITA.Perjalananan dilanjutkan dengan menaiki bus selama satu jam menuju sekretariat panitia di kantor PWNU Nusa Tenggara Barat.
"Alhamdulillah, perjalanan lancar dan proses regestrasi peserta di panitia cepat selesai dibawah koordinator saudara Abdul Wahid, "terang Rusli Ahmad, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.
Lebih lanjut Rusli mengatakan semua peserta sebanyak 8 orang ditempatkan sesuai komisinya, ada empat komisi yaitu batsul masail, komisi program, komisi organisasi dan komisi program. Begitu juga dengan 22 orang peninjau mendapat kartu tanda pengenal dan tempat menginap sama peserta dan peninjau tersebar pada lima pondok pesantren.
Malam harinya diadakan acara ramah tamah di Pandopo Walikota Mataram, hadir dalam kesempatan itu, Rois Suriyah PBNU KH. Ma'ruf Amin, Ketua Tanfidziyah PBNU Prof. DR. KH. Said Aqil Siraj, pengurus PBNU dan PWNU se Indonesia. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi