Pemko Pekanbaru dan APJATEL Sepakat Tata Ulang Jaringan FO dengan Sistem Bawah Tanah
RIAUIN.COM – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi APJATEL berkomitmen merapikan jaringan fiber optik (FO) yang selama ini tampak berantakan di berbagai titik. Penataan ini bertujuan untuk memperindah tampilan kota sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru Muhammad Syuhud menjelaskan saat pertemuan di Masjid Nurul Iman Kelurahan Tanjung Rhu Selasa 7 Oktober 2025 bahwa rapat dengan APJATEL menghasilkan kesepakatan untuk melakukan penataan menyeluruh terutama di kawasan jalan utama.
Pemko dan APJATEL sepakat bekerja sama merapikan jaringan telekomunikasi khususnya fiber optik yang saat ini terpasang di ruang terbuka.
“Rencana kami adalah memindahkan kabel-kabel yang menggantung di udara agar dapat ditanam di bawah tanah melalui sistem ducting,” ujarnya.
Penataan jaringan juga akan dilakukan di ruas jalan lainnya yang dilintasi kabel telekomunikasi. Langkah ini juga menindaklanjuti instruksi wali kota untuk menciptakan tampilan kota yang lebih rapi aman dan estetis.
“Metode pemasangan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta memperhatikan aspek keamanan dan keindahan. Pada jalan utama misalnya akan digunakan jaringan tertutup. Tiang yang tidak diperlukan akan dikurangi dan kabel dipasang secara efisien,” tambah Syuhud.
Selain itu jarak antar tiang juga akan diatur supaya kabel tidak menjuntai sehingga tidak menimbulkan kesan berantakan.
“Ini adalah langkah nyata Pemko Pekanbaru dalam mempercantik kota sekaligus memastikan layanan telekomunikasi tetap berjalan optimal,” kata Syuhud.
Menurut data terakhir ada sekitar 10 perusahaan penyedia jaringan kabel optik lokal dan 10 perusahaan nasional yang beroperasi di wilayah Riau. Perusahaan yang belum tergabung dalam APJATEL akan dilakukan penertiban.
“Sesuai arahan Kementerian Komunikasi dan Digital perusahaan yang legal adalah yang menjadi anggota APJATEL,” tegas Syuhud. (Nab)
Berita Lainnya
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Sambut HUT ke-242 Kota Pekanbaru, Walikota Minta Pengusaha Mal Gelar Diskon dan Bazar
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Sambut HUT ke-242 Kota Pekanbaru, Walikota Minta Pengusaha Mal Gelar Diskon dan Bazar
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari