Dorong WPR, Polda Riau Gandeng Dubalang, Inisiatif Lokal untuk Atasi PETI di Kuansing
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan
RIAUIN.COM- Polda Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan mengusung konsep "Green Policing".
Langkah terbarunya, yang disampaikan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, adalah mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengaktifkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kuantan Singingi (Kuansing).
Inisiatif ini digagas sebagai solusi inovatif untuk menekan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang kian meresahkan
Inisiatif ini tidak hanya sebatas regulasi, tetapi mengedepankan kolaborasi dengan unsur lokal. WPR nantinya akan dikelola dengan melibatkan Dubalang, yaitu satuan keamanan adat yang berperan menjaga ketertiban dan melestarikan adat istiadat di wilayah pertambangan.
Menurut Irjen Pol Herry Heryawan, peran Dubalang ini mirip dengan pecalang di Bali atau hulubalang di Jawa. Anggotanya akan berasal dari tokoh masyarakat setempat, RT, dan elemen masyarakat lainnya, yang secara langsung bertugas mengawasi area pertambangan.
Kapolda Riau menekankan pentingnya peran Dubalang agar masyarakat mampu menjaga daerahnya sendiri dari ancaman PETI. Konsepnya sederhana: masyarakat menjaga masyarakat.
Melalui pengawasan ini, diharapkan timbul daya cegah dan daya tangkal sosial terhadap aktivitas ilegal yang merusak lingkungan. Dubalang akan memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap produktif tanpa mengorbankan kelestarian alam, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan bahaya PETI.
Untuk memperkuat pengawasan, Dubalang akan diintegrasikan dengan poskamling di daerah serta tim Raga Polres setempat. Integrasi ini menciptakan sistem pengawasan berlapis yang mengutamakan pendekatan persuasif dan partisipasi masyarakat.
Dengan model ini, pertambangan rakyat yang diawasi Dubalang menjadi wujud kolaborasi harmonis antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan alam.
"Green Policing adalah cara baru Polri di Riau dalam melindungi tuah dan menjaga marwah bumi Melayu," tegas Irjen Herry Heryawan dilansir dari detikcom, Selasa (10/9/2025).
Ia menambahkan, pertambangan rakyat yang diawasi Dubalang adalah bukti nyata bahwa kepolisian bersama masyarakat mampu menciptakan model pembangunan yang aman, tertib, produktif, dan tetap ramah lingkungan.
Inisiatif ini menjadi sebuah model alternatif ekonomi yang dijalankan dan dijaga oleh masyarakat sendiri, membuktikan bahwa warga Kuansing mampu menjaga wilayahnya agar tetap aman, tertib, dan produktif. (hen)
Berita Lainnya
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional