PILIHAN
Telkom Launching Kampung Digital di Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Untuk meningkatkan serta memberdayakan Usaha Kecil Menengah (UKM), PT Telkom melaunching Kampung UKM Digital di Provinsi Riau di Jalan Garuda, Kelurahan Delima, Tampan, Pekanbaru, Kamis (16/11/2017).
Kampung UKM Digital tersebut sekaligus sebagai Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau.
“Kampung UMKM Digital adalah program pemberdayaan masyarakat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui upaya mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara komprehensif dan integrative untuk mendukung proses bisnis berjaln. Sehingga para pelaku UMKM penggunanya semakin maju, mandiri dan modern,†kata Deputy EVP PT Telkom Regional Sumatera, Asep Kartiawan didampingi GM PT Telkom Riau Daratan, Munawir saat prosesi launching di Purna MTQ, Jalan Sudirman.
Program Kampung UKM Digital merupakan bukti bakti Telkom untuk kemajuan UKM Indonesia yang diluncurkan sejak 2015 lalu. Sedangkan untuk PLUT provinsi Riau ini adalah lokasi yang ke-964 di Indonesia.
Artinya dengan launching ini, kurang lebih telah ada 29 PLUT UMKM di seluruh Indonesia yang diresmikan dengan kolaborasi sebagai Kampung UKM Digital dari total rencana 49 PLUT yang akan didirikan.
Dalam pengembangan program Kampung UKM Digital ini, Telkom sealu mengacu pada konsep 3C yakni Connectivity, Contend an Commerce. Connectivity merupakan dukungan melalui layanan ICT yang memungkinkan terjadinya interaksi secara digital.
Sedangkan conten merupakan layanan digital yang mendukung aktivitas dan operasional UKM. Selanjutnya Commerce adalah layanan yang mendukung UKM untuk dapat mempromosikan usahanya dan berinteraksi secara digital.
Menurutnya, parameter implementasi Kampung UKM Digital ini adalah adanya ketersediaan infrastruktur jaringan broadband, adanya wadah komunitas UKM seperti koperasi atau lembaga sejenis, Pemenafaatan teknologi informasi di dalam core econsystem maupun business ecosystem serta sharing pengetahuan terkait TI di dalamnya.
Acara yang merupakan rangkaian peringatan Hari Koperasi yang ke-70 ini juga dilakukan peninjauan langsung bazar UKM di PLUT UMKM di Jalan Garuda, Kelurahan Delima tersebut. Hadir dalam kunjungan tersebut dua deputy dari Kementerian Koperasi dan UMKM serta Kepala Dinas Koperasi Provinsi Riau.
Deputy Kelembagaan Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring mengatakan, Kampung Digital UKM merupakan fasilitas untuk UKM mengenal teknologi digital. Baik melalui media social maupun market place. Termasuk fasilitas yang dimiliki Telkom yakni belanja.com. (nol)
Kampung UKM Digital tersebut sekaligus sebagai Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau.
“Kampung UMKM Digital adalah program pemberdayaan masyarakat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui upaya mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara komprehensif dan integrative untuk mendukung proses bisnis berjaln. Sehingga para pelaku UMKM penggunanya semakin maju, mandiri dan modern,†kata Deputy EVP PT Telkom Regional Sumatera, Asep Kartiawan didampingi GM PT Telkom Riau Daratan, Munawir saat prosesi launching di Purna MTQ, Jalan Sudirman.
Program Kampung UKM Digital merupakan bukti bakti Telkom untuk kemajuan UKM Indonesia yang diluncurkan sejak 2015 lalu. Sedangkan untuk PLUT provinsi Riau ini adalah lokasi yang ke-964 di Indonesia.
Artinya dengan launching ini, kurang lebih telah ada 29 PLUT UMKM di seluruh Indonesia yang diresmikan dengan kolaborasi sebagai Kampung UKM Digital dari total rencana 49 PLUT yang akan didirikan.
Dalam pengembangan program Kampung UKM Digital ini, Telkom sealu mengacu pada konsep 3C yakni Connectivity, Contend an Commerce. Connectivity merupakan dukungan melalui layanan ICT yang memungkinkan terjadinya interaksi secara digital.
Sedangkan conten merupakan layanan digital yang mendukung aktivitas dan operasional UKM. Selanjutnya Commerce adalah layanan yang mendukung UKM untuk dapat mempromosikan usahanya dan berinteraksi secara digital.
Menurutnya, parameter implementasi Kampung UKM Digital ini adalah adanya ketersediaan infrastruktur jaringan broadband, adanya wadah komunitas UKM seperti koperasi atau lembaga sejenis, Pemenafaatan teknologi informasi di dalam core econsystem maupun business ecosystem serta sharing pengetahuan terkait TI di dalamnya.
Acara yang merupakan rangkaian peringatan Hari Koperasi yang ke-70 ini juga dilakukan peninjauan langsung bazar UKM di PLUT UMKM di Jalan Garuda, Kelurahan Delima tersebut. Hadir dalam kunjungan tersebut dua deputy dari Kementerian Koperasi dan UMKM serta Kepala Dinas Koperasi Provinsi Riau.
Deputy Kelembagaan Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring mengatakan, Kampung Digital UKM merupakan fasilitas untuk UKM mengenal teknologi digital. Baik melalui media social maupun market place. Termasuk fasilitas yang dimiliki Telkom yakni belanja.com. (nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi