Warga Kuansing Terdampak Penertiban PETI Alami Krisis Ekonomi, Pemerintah Siapkan Pasar Murah
Penertiban PETI
RIAUIN. COM– Ribuan warga di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kini menghadapi krisis ekonomi serius setelah penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Dampak ini dirasakan langsung oleh banyak keluarga yang selama ini menggantungkan hidup pada aktivitas penambangan.
Penghasilan harian antara Rp100.000 hingga Rp150.000 yang sebelumnya didapat dari PETI kini terhenti.
Hal ini membuat banyak keluarga tak lagi memiliki pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bahkan menjelang festival Pacu Jalur.
Seorang ibu rumah tangga yang suaminya kini menganggur akibat penertiban, mengaku kesulitan untuk memenuhi kebutuhan makan.
"Kami tidak punya uang. Bagaimana kami memeriahkan Pacu Jalur kalau untuk makan saja susah?" keluhnya.
Kondisi ini mencerminkan situasi ribuan keluarga lain di Kuansing yang terdampak.
Menanggapi laporan krisis ekonomi ini, pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi (Kopdagrin) Kabupaten Kuansing mulai mengambil langkah.
Sekretaris Kopdagrin, Junaidi, menyatakan bahwa laporan mengenai dampak ekonomi telah sampai ke pihak provinsi.
"Barusan kami dapat telepon dari Dinas Kopdagrin Provinsi Riau. Mereka meminta kami untuk mendata wilayah yang paling terdampak," ujar Junaidi.
Sebagai solusi awal, Dinas Kopdagrin Provinsi Riau berencana untuk menggelar pasar murah.
Langkah ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi warga yang terdampak langsung. (hen)
Berita Lainnya
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional