PILIHAN
Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang, Belasan Rumah di Panam Rusak Parah
PEKANBARU, Riauin.com - Hujan deras dan angin kencang dini hari mengakibatkan belasan rumag warga rusak parah yang dialami warga perumahan Trifana Town Regency, Simpang baru, Tampan, Kota Pekanbaru, Selasa (06/11/2017).
Dari tinjauan wartawan Riauterkini.com dari lokasi kejadian, belasan rumah warga rusak parah akibat hujan deras dan angin kencang pada dini hari tadi. Selain itu, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang serta kabet listrik putus.
Lan, salah seorang warga perumahan Trifana mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak pukul enam sore mengkibatkan atap rumah rusak berat akibat diterpa angin yang kencang.
"Selain itu, atap genteng beterbagan dan air hujan memasuki rumah. Akibatnya rusak parah tetapi tidak ada mengalami korban jiwa ataupun luka-luka," ungkapnya.
Kondisi ini membuat sejumlah dan pemuda serta pemilik rumah melakukan perbaikan dan pembersihan puing-puing atap rumah serta pohon yang tumbang.
Tak hanya warga Perumahan Trifana Town Regency yang terkena bencana alam akibat hujan deras dan angin kencang, di tempat lain, Cafe British Internasional Language juga rusak akibat diterjang hujan deras dan angin kencang dini hari tadi.
Akibatnya hancur seketika diterpa hujan deras disertai angin kencang. Menurut Sudi selaku pengurus cafe tersebut, kondisi saat cafenya diporak-porandakan oleh angin kencang.
"Padahal cafe baru ready Senin kemarin, pokoknya tinggal jualan. Lalu datang hujan dan angin kencang datang. Seketika atap cafe pun dibawa terbang angin," katanya, seperti dilansir dari riauerkini.
Kondisi Sudi yang saat itu hanya seorang diri, membuat ia kesulitan mengevaluasi barang-barang yang berada di cafenya. Ia pun menaksir kerugian yang dialaminya akibat bencana alam di taksir Rp. 15 juta.(nol)
Dari tinjauan wartawan Riauterkini.com dari lokasi kejadian, belasan rumah warga rusak parah akibat hujan deras dan angin kencang pada dini hari tadi. Selain itu, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang serta kabet listrik putus.
Lan, salah seorang warga perumahan Trifana mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak pukul enam sore mengkibatkan atap rumah rusak berat akibat diterpa angin yang kencang.
"Selain itu, atap genteng beterbagan dan air hujan memasuki rumah. Akibatnya rusak parah tetapi tidak ada mengalami korban jiwa ataupun luka-luka," ungkapnya.
Kondisi ini membuat sejumlah dan pemuda serta pemilik rumah melakukan perbaikan dan pembersihan puing-puing atap rumah serta pohon yang tumbang.
Tak hanya warga Perumahan Trifana Town Regency yang terkena bencana alam akibat hujan deras dan angin kencang, di tempat lain, Cafe British Internasional Language juga rusak akibat diterjang hujan deras dan angin kencang dini hari tadi.
Akibatnya hancur seketika diterpa hujan deras disertai angin kencang. Menurut Sudi selaku pengurus cafe tersebut, kondisi saat cafenya diporak-porandakan oleh angin kencang.
"Padahal cafe baru ready Senin kemarin, pokoknya tinggal jualan. Lalu datang hujan dan angin kencang datang. Seketika atap cafe pun dibawa terbang angin," katanya, seperti dilansir dari riauerkini.
Kondisi Sudi yang saat itu hanya seorang diri, membuat ia kesulitan mengevaluasi barang-barang yang berada di cafenya. Ia pun menaksir kerugian yang dialaminya akibat bencana alam di taksir Rp. 15 juta.(nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi