PILIHAN
Bapenda Pekanbaru Pasang Stiker Bagi WP Bandel
PEKANBARU, Riauin.com - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru mulai memasang stiker bertuliskan 'Objek Pajak Ini Belum Melunasi Pajaknya' di beberapa perusahaan dan ruko. Tujuannya untuk memunculkan efek jera bagi wajib pajak (wp) yang menunggak dalam pembayaran kewajibannya terhadap pemerintah kota Pekanbaru.
Mulai hari ini tim Bependa turun ke seluruh objek pajak yang dinilai lalai dan bandel dalam membayarkan kewajibannya. Seperti dijalan Ahmad Yani dan Jalan Soekarno Hatta Arengka telah dipasangi stiker tanda belum bayar pajak.
"Ini sudah berdasarkan SOP kita juga diatur dalam perundang - undangan. Tujuan utama kita adalah bagaimana para wp yang dibebankan objek pajak sadar membayar pajak," kata Azharisman Rozie selaku Kepala Bapenda Pekanbaru, Selasa (24/10).
Rozie menambahkan, Pemko Pekanbaru kedepan akan mengandalkan potensi pendapatan asli daerah untuk perkembangan kota Pekanbaru. Dimana salah satunya sumber PAD adalah pajak. Apalagi dana dari pusat maupun bagi hasil sudah susah untuk diharapkan banyak.
"Kita akan terus memberikan efek jera seperti ini tentunya dengan SOP. Pertama peringatan dahulu, baru surat teguran dan terakhir barulah kita pasang sticker dan spanduk seperti ini, agar memberikan efek jera," sebutnya.
Namun Rozie, mengatakan pihaknya terlebih dahulu ingin dengan cara baik - baik menyadarkan para wp. "Kita usahakan hubungan kita baik dengan para wp, bagaimana surat teguran ini benar - benar sampai ke warga yang memiliki objek pajak. Jadi tak ada alasan lagi bagi para wp ketika dipasang sticker demikian, belum dapat surat peringatan dari Bapenda," katanya, seperti dilansir daririauterkini.
Dicontohkan Rozie, salah satu perusahaan yang di pasangi sticker tidak taat pajak adalah Ruko 10 pintu di Jalan Ahmad yani, tunggakan PBBnya dari tahun 1996 mencapai sebesar Rp631.453.463.
"Selain itu, ada lahan yg diatasnya ada usaha cucian mobil, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta Arengka, dimana tunggakan dari 1996, sebesar Rp 331.910.555," pungkasnya. (nol)
Mulai hari ini tim Bependa turun ke seluruh objek pajak yang dinilai lalai dan bandel dalam membayarkan kewajibannya. Seperti dijalan Ahmad Yani dan Jalan Soekarno Hatta Arengka telah dipasangi stiker tanda belum bayar pajak.
"Ini sudah berdasarkan SOP kita juga diatur dalam perundang - undangan. Tujuan utama kita adalah bagaimana para wp yang dibebankan objek pajak sadar membayar pajak," kata Azharisman Rozie selaku Kepala Bapenda Pekanbaru, Selasa (24/10).
Rozie menambahkan, Pemko Pekanbaru kedepan akan mengandalkan potensi pendapatan asli daerah untuk perkembangan kota Pekanbaru. Dimana salah satunya sumber PAD adalah pajak. Apalagi dana dari pusat maupun bagi hasil sudah susah untuk diharapkan banyak.
"Kita akan terus memberikan efek jera seperti ini tentunya dengan SOP. Pertama peringatan dahulu, baru surat teguran dan terakhir barulah kita pasang sticker dan spanduk seperti ini, agar memberikan efek jera," sebutnya.
Namun Rozie, mengatakan pihaknya terlebih dahulu ingin dengan cara baik - baik menyadarkan para wp. "Kita usahakan hubungan kita baik dengan para wp, bagaimana surat teguran ini benar - benar sampai ke warga yang memiliki objek pajak. Jadi tak ada alasan lagi bagi para wp ketika dipasang sticker demikian, belum dapat surat peringatan dari Bapenda," katanya, seperti dilansir daririauterkini.
Dicontohkan Rozie, salah satu perusahaan yang di pasangi sticker tidak taat pajak adalah Ruko 10 pintu di Jalan Ahmad yani, tunggakan PBBnya dari tahun 1996 mencapai sebesar Rp631.453.463.
"Selain itu, ada lahan yg diatasnya ada usaha cucian mobil, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta Arengka, dimana tunggakan dari 1996, sebesar Rp 331.910.555," pungkasnya. (nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi