Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Banjir
Edy Afrizal.
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau menetapkan secara resmi status siaga keadaan darurat penanggulangan bencana hidrometeorologi banjir, tanah longsor dan angin puting beliung dari 5 Desember 2024 - 3 Januari 2025, guna meminimalisasi kerugian.
"Penetapan status siaga darurat itu, berdasarkan Surat Keputusan (SK) penjabat Gubernur Riau nomor: 3718/XII tentang status siaga keadaan darurat penanggulangan bencana hidrometeorologi tahun 2024," kata Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Provinsi Riau Edy Afrizal, Rabu (18/12/2024).
Ia menjelaskan, status keadaan darurat bencana adalah suatau keadaan ditetapkan oleh pemerintah untuk jangka waktu tertentu atas dasar rekomendasi badan yang diberi tugas untuk menanggulangi bencana.
Edy menyebutkan, penetapan dengan SK Penjabat Gubernur Riau itu terkait tiga daerah yakni Kabupaten Rokan Hulu, Indragiri Hulu dan Kabupaten Kepulauan Meranti telah menetapkan status serupa terlebih dahulu.
"Jadi berdasarkan hasil rapat koordinasi persiapan penetapan status keadaan darurat penanggulangan bencana hidrometeorologi basah pada 4 Desember 2024," katanya.
Penetapan status siaga darurat juga berdasarkan iklim dari BMKG yang menyatakan musim hujan di Riau masih terjadi pad Desember 2024 hingga Januari 2025 dengan curah hujan kategori menengah.
"Dengan demikian BPBD dan Damkar Riau akan lebih mudah untuk berkoordinasi dengan kabupaten dan kota jika terjadi bencana," pungkasnya.(nal/antara).
Berita Lainnya
Jelang Kunjungan Mendagri, Pemprov Riau Rampungkan Laporan Tiga Program Prioritas Pusat
CPO Melonjak, Harga Sawit Swadaya Riau Tembus Rp 3.674/Kilogram
Pemprov Riau Perketat Pengawasan untuk Lindungi Petani Sawit dari Manipulasi Harga
Manggala Agni Gencarkan Mitigasi di Desa Rawan Karhutla Kabupaten Kampar
Delapan Nyawa Melayang, Hutama Karya Petakan Dua Titik Rawan Kelelahan di Tol Pekanbaru-Dumai
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bakal Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau
Jelang Kunjungan Mendagri, Pemprov Riau Rampungkan Laporan Tiga Program Prioritas Pusat
CPO Melonjak, Harga Sawit Swadaya Riau Tembus Rp 3.674/Kilogram
Pemprov Riau Perketat Pengawasan untuk Lindungi Petani Sawit dari Manipulasi Harga
Manggala Agni Gencarkan Mitigasi di Desa Rawan Karhutla Kabupaten Kampar
Delapan Nyawa Melayang, Hutama Karya Petakan Dua Titik Rawan Kelelahan di Tol Pekanbaru-Dumai
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bakal Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Riau