PILIHAN
Izin Operasional RAPP Dicabut, Firdaus: Ini Urusan Perut, Saya Bela Rakyat!
Pekanbaru, Riauin.com - Walikota Pekanbaru,Dr H. Firdaus ST MT angkat bicara soal dihentintikannya operasional PT RAPP oleh Pemerintah Pusat melalui kementerian Kehutanan dan Lingkungan. Ketua Demokrat Pekanbaru yang digadang-gadangkan balon gubernur Riau itu mengaku resah karena penghentian operasional tersebut berdampak terhadap kota Pekanbaru khususnya dan Riau umum nya.
Pernyataan Itu terungkap saat ditanyakan media atas dampak penghentian operasional perusahaan penghasil bubur kertas terbesar di Asia Tenggara itu, dalam bincang-bincang di Hotel Pangeran,Sabtu (21/10) malam.
Menurut Firdaus,dengan dihentikan nya operasional PT RAPP pasti akan berdampak negatif bagi Pekanbaru."Bukan hanya Pekanbaru tapi juga terhadap Riau. Ini urusan perut yang merugikan masyarakat Riau khususnya Pekanbaru," kata Firdaus.
Dikatakannya, Pekanbaru sebagai ibukota provinsi Riau merupakan tempat beredarnya duit yang dihasilkan dari hasil usaha atau jasa tenaga kerja."Pekanbaru bukan tempat mencetak uang tapi tempat beredarnya uang dari segala penjuru termasuk dari Pelalawan yang diperoleh dari RAPP melalui para pekerja nya," ujar Firdaus.
Dampak negatif lainnya yakni munculnya penyakit'sosial masyarakat akibat terjadi nya pengangguran besar. "Ini hubungan sebab akibat. Dengan dihentikan nya operasional PT RAPP akan muncul pengangguran yang berujung pada meningkatnya angka kejahatan atau kriminalitas," kata Firdaus.
Menurut Doktor bidang ilmu Pemerintahan dan teknik itu, disatu sisi kebijakan yang diambil Pemerintah Pusat perlu dihormati namun dalam konteks ini dibutuhkan kearifan."Pusat mesti Arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan," ujar nya, seperti dilansir dari berazam.
Kalau hari Ini pak Wali jadi Gubernur Riau apa yang bapak lakukan? " Saya akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat Riau dengan melakukan komunikasi ke pemerintah pusat agar dapat meninjau kembali kebijakannya tersebut. Ini urusan perut, mesti hati-hati dalam mengambil keputusan,"tegas Firdaus.(nol)
Pernyataan Itu terungkap saat ditanyakan media atas dampak penghentian operasional perusahaan penghasil bubur kertas terbesar di Asia Tenggara itu, dalam bincang-bincang di Hotel Pangeran,Sabtu (21/10) malam.
Menurut Firdaus,dengan dihentikan nya operasional PT RAPP pasti akan berdampak negatif bagi Pekanbaru."Bukan hanya Pekanbaru tapi juga terhadap Riau. Ini urusan perut yang merugikan masyarakat Riau khususnya Pekanbaru," kata Firdaus.
Dikatakannya, Pekanbaru sebagai ibukota provinsi Riau merupakan tempat beredarnya duit yang dihasilkan dari hasil usaha atau jasa tenaga kerja."Pekanbaru bukan tempat mencetak uang tapi tempat beredarnya uang dari segala penjuru termasuk dari Pelalawan yang diperoleh dari RAPP melalui para pekerja nya," ujar Firdaus.
Dampak negatif lainnya yakni munculnya penyakit'sosial masyarakat akibat terjadi nya pengangguran besar. "Ini hubungan sebab akibat. Dengan dihentikan nya operasional PT RAPP akan muncul pengangguran yang berujung pada meningkatnya angka kejahatan atau kriminalitas," kata Firdaus.
Menurut Doktor bidang ilmu Pemerintahan dan teknik itu, disatu sisi kebijakan yang diambil Pemerintah Pusat perlu dihormati namun dalam konteks ini dibutuhkan kearifan."Pusat mesti Arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan," ujar nya, seperti dilansir dari berazam.
Kalau hari Ini pak Wali jadi Gubernur Riau apa yang bapak lakukan? " Saya akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat Riau dengan melakukan komunikasi ke pemerintah pusat agar dapat meninjau kembali kebijakannya tersebut. Ini urusan perut, mesti hati-hati dalam mengambil keputusan,"tegas Firdaus.(nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi