PILIHAN
PKL Cut Nyak Dien Jadi Sasaran Satpol PP Pekanbaru
PEKANBARU, Riauin.com - Jalan Cut Nyak Dien Kota Pekanbaru akhir-akhir ini dijadikan tempat berjualan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) pada malam hari. Ruas jalan persis di antara pustaka wilayah dan kantor gubernur ini pun menjadi macet.
Menanggapi itu, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengaku sudah mendapat laporan. Ia menegaskan akan menertibkan PKL yang memadati sebagian Jalan Cut Nyak Dien tersebut.
"Kita sudah dapat laporan bahwa di sana sudah dipadati para pedagang. Jadi biar tak kembali ramai oleh para pedagang, personel akan diturunkan untuk menjaga kawasan Jalan Cut Nyak Dien," kata Zulfahmi di Pekanbaru, Minggu (22/10/2017).
Pihaknya mengaku sudah banyak menerima laporan dari masyarakat. Sebelumnya para pedagang yang awalnya sudah diimbau untuk tidak berjualan di Jalan Cut Nyak Dien, kembali meramaikan lokasi sekitar dalam beberapa hari ini.
"Kita tidak akan biarkan mereka untuk berdagang di lokasi yang memang dilarang. Boleh berdagang, tapi berdaganglah di lokasi yang tidak mengganggu lalu lintas," ujarnya, seperti dilansir dari halloriau.
Seperti diketahui, beberapa tahun lalu, kawasan itu memang selalu dipadati PKL. Namun PKL di lokasi itu berhasil disterilkan Satpol PP meski sempat ricuh. Namun belakangan kawasan itu kembali ditempati PKL maski tidak sebanyak beberapa tahun lalu. (nol)
Menanggapi itu, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengaku sudah mendapat laporan. Ia menegaskan akan menertibkan PKL yang memadati sebagian Jalan Cut Nyak Dien tersebut.
"Kita sudah dapat laporan bahwa di sana sudah dipadati para pedagang. Jadi biar tak kembali ramai oleh para pedagang, personel akan diturunkan untuk menjaga kawasan Jalan Cut Nyak Dien," kata Zulfahmi di Pekanbaru, Minggu (22/10/2017).
Pihaknya mengaku sudah banyak menerima laporan dari masyarakat. Sebelumnya para pedagang yang awalnya sudah diimbau untuk tidak berjualan di Jalan Cut Nyak Dien, kembali meramaikan lokasi sekitar dalam beberapa hari ini.
"Kita tidak akan biarkan mereka untuk berdagang di lokasi yang memang dilarang. Boleh berdagang, tapi berdaganglah di lokasi yang tidak mengganggu lalu lintas," ujarnya, seperti dilansir dari halloriau.
Seperti diketahui, beberapa tahun lalu, kawasan itu memang selalu dipadati PKL. Namun PKL di lokasi itu berhasil disterilkan Satpol PP meski sempat ricuh. Namun belakangan kawasan itu kembali ditempati PKL maski tidak sebanyak beberapa tahun lalu. (nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi