• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026

  • Home
  • Pendidikan

Antisipasi Megathrust: Tips Mitigasi Bencana dari Para Ahli

Redaksi

Senin, 16 September 2024 17:05:35 WIB
Cetak

Suasana saat simulasi pertolongan pertama saat terjadi korban luka pada bencana alam berlangsung. | Foto : hms UPER.

RIAUIN.COM- Potensi megathrust di Indonesia merupakan ancaman serius karena letaknya di zona subduksi aktif, tempat pertemuan lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Zona ini dapat memicu gempa besar, seperti gempa dan tsunami Aceh 2004 dengan magnitudo 9,1 yang menewaskan lebih dari 230.000 orang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat potensi megathrust tinggi di sepanjang pantai barat Sumatera hingga Nusa Tenggara, dengan magnitudo hingga 8,7. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan maksimal untuk meminimalkan dampak bencana yang bisa terjadi kapan saja.

Kesiapsiagaan dalam mitigasi bencana menjadi langkah yang sangat krusial dalam menghadapi potensi megathrust. Langkah-langkah mitigasi seperti edukasi masyarakat tentang jalur evakuasi, latihan simulasi gempa, dan penguatan infrastruktur sangat diperlukan. Menurut data dari United Nations Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR), negara yang memiliki sistem peringatan dini dan pendidikan bencana yang baik mampu mengurangi kerugian hingga 60% saat bencana terjadi.

Menggandeng BMKG, BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Palang Merah Indonesia (PMI),  Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pertamina (UPER) menggelar kegiatan edukasi mitigasi bencana di tujuh sekolah di Jabodetabek. Meliputi SMA Muhammadiyah 18 Jakarta, SMAN 70 Jakarta, SMAN 65 Jakarta, SMAN 74 Jakarta, SMAN 87 Jakarta, SMAN 90 Jakarta, dan SMA Global Islamic School, baru baru ini.

"UPER Mitigation yang selenggarakan di SMA Jabodetabek menjadi harapan besar dalam memberikan pemahaman terhadap pengelolaan bencana. Edukasi yang dikemas dengan menarik menjadi salah satu cara pembelajaran yang efektif, terlebih lagi dilengkapi dengan simulasi kebencanaan,” ungkap Afra Kansa Maimuna S Tr Geof, Tim Diseminasi Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG.

Berikut adalah tips yang disampaikan oleh tim Teknik Geofisika UPER beserta mitra dalam mitigasi bencana alam:

Memahami Jalur Evakuasi
Jalur evakuasi adalah standar penting dalam K3 dan langkah persiapan krusial dalam situasi darurat, termasuk mencapai titik kumpul dengan cepat. Siswa SMA dikenalkan dengan simbol-simbol pada peta evakuasi, seperti persegi yang menandakan tangga darurat.

"Gempa dapat terjadi kapan pun, sehingga pemahaman terhadap jalur evakuasi dapat menjadi upaya mitigasi terbaik yang membantu penyelamatan diri dari bencana, memungkinkan tindakan cepat dan memudahkan tim penyelamat menavigasi lokasi," jelas Iktri Madrinovella MSi, sebagai dosen Teknik Geofisika, pengampu mata kuliah Mitigasi Bencana Alam.

Berkumpul di Titik Kumpul
Titik kumpul biasanya merupakan area terbuka yang jauh dari bangunan, tiang listrik, atau objek yang berpotensi jatuh pada saat terjadinya bencana alam seperti gempa. Sosialisasi tersebut mengarahkan peserta untuk melakukan simulasi, mulai dari turun melalui tangga darurat hingga berkumpul di titik kumpul.

"Titik kumpul umumnya adalah lokasi yang mampu menampung banyak orang, seperti lapangan sekolah. Titik kumpul ini juga harus mudah diakses untuk mendapatkan bantuan atau penyelamatan. Sebaiknya, tunggu hingga situasi benar-benar aman sebelum kembali ke tempat semula," kata Rian Sarsono, Analis Muda Sub Koordinator Pencegahan BPBD Jakarta.

Bersembunyi di Bawah Meja
Dalam sesi simulasi gempa bumi, UPER dan tim BNPB melakukan penyelamatan diri sederhana dengan berlindung di bawah meja yang kuat. Langkah ini melindungi dari benda-benda yang mungkin jatuh atau terlempar selama bencana.

"Jika terjadi gempa dan evakuasi ke titik kumpul tidak memungkinkan, langkah awal adalah berlindung di bawah meja untuk melindungi diri dari reruntuhan. Namun, setelah situasi memungkinkan, segera menuju titik kumpul hingga keadaan stabil," ujar Ruzwar Wahyudi MHan, Analis Bencana BNPB.

Melakukan Pertolongan Pertama
Dalam sesi pelatihan, siswa SMA juga dilibatkan dalam praktik dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Tindakan sederhana seperti membersihkan luka, menghentikan pendarahan, membalut luka dengan kain bersih, atau memberikan bantuan pernapasan dapat dilakukan untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah kondisi memburuk.

"Untuk luka ringan, langkah pertama adalah membersihkan luka dengan antiseptik seperti NaCl atau gel pembersih, lalu membalutnya dengan kasa atau plester. Jika diperlukan, bantuan pernapasan buatan bisa diberikan dengan menekan dada dan memberikan dua napas buatan melalui mulut," tutur Deden Suhendar, Kepala Divisi Yankesos, UDD, Pengembangan Sumber Daya dan Armada, PMI.


 Editor : novita


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Lantik 1.700 Lebih Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026

Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9

Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat

Lantik 1.700 Lebih Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026

Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9

Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pertamina Garansi Subsidi BBM Aman dari Fluktuasi Minyak Dunia
  • 2 Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
  • 3 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 4 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 5 Imbas Kabut Asap, Sekolah di Pekanbaru Terapkan Belajar Jarak Jauh
  • 6 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 7 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 8 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 9 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
Terkini +INDEKS

Lantik 1.700 Lebih Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

15 September 2026
Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
15 September 2026
Kebakaran Dekati TNBT, Satgas Riau Kerahkan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca
15 September 2026
Tembus Hutan Pakai Perahu, Satpol PP Riau Berhasil Padamkan Karhutla di Siak
15 September 2026
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
14 September 2026
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
14 September 2026
Lantik 41 Pejabat, Bupati Bengkalis Kasmarni Ukur Keberhasilan Birokrasi dari Dampak Publik
14 September 2026
Minim Sumber Air, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan 2 Hektare Lahan Gambut Inhil
14 September 2026
LPTQ Riau Dampingi 11 Peserta Tampil di Hari Kedua MTQN XXXI Semarang
14 September 2026
Buka Lahan 1,5 Ha dengan Cara Dibakar, Pria 24 Tahun di Langgam Diciduk di Tapung Hulu
14 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved